Komisi IV DPRD Pandeglang Akan Investigasi Program Sembako BPNT

0
69

Pandeglang, Badakpos.com – Maraknya aduan masyarakat baik di media sosial dan aduan secara langsung, terkait dugaan kecurangan yang dilakukan oknum petugas program sembako BPNT, anggota dewan komisi IV DPRD Pandeglang akan melakukan investigasi terkait kasus tersebut.

Adanya pengurangan timbangan untuk daging ayam pada program sembako Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa karyasari, Kecamatan Sukaresmi oleh E-Warung, sejumlah anggota dewan angkat bicara. Untuk itu, anggota dewan dari komisi IV DPRD Pandeglang akan melakukan investigasi terkait kasus tersebut.

Wakil ketua Komisi IV DPRD Pandeglang Luky Hardian mengatakan, pihaknya akan segera melakukan klarifikasi pada kasus tersebut. Untuk itu, katanya, pihaknya akan memintai keterangan kepada Dinas sosial sebagai penanggung jawab pada program bantuan sosial BPNT tersebut.

“Kita juga sudah mendapatkan informasinya, untuk itu kami akan segera mencari kebenaran terkait informasi tersebut. Sebab, kita tidak menginginkan kalau ada hak KPM (keluarga penerima manfaat) tidak diterima secara utuh,” kata Luky, Rabu (18/11/2020).

Luky yang juga ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Pandeglang tersebut mengatakan, persoalan tersebut harus segera di selesaikan. Sehingga, kata dia, jangan sampai KPM tersebut setiap penyaluran BPNT tidak mendapatkan secara utuh.

“Karena penyaluran tersebut kan dari suplayer ke agen atau E Warung, dan E Warung menyalurkan ke KPM. Kalau misalkan e warung menerima dari suplayer tidak sesuai pedum, ada barang yang tidak sesuai kan bisa menolaknya, agar hak KPM bisa terlindungi,” ucpanya.

Hal hampir senada dikatakan oleh anggota komisi IV DPRD Pandeglang Dodi Setiawan. Menurut dia, peran Dinsos dan TKSK sebagai pengawas penyaluran BPNT harus optimal. Sebab, kata dia, tidak menutup kemungkinan di kecamatan lain juga bisa terjadi.

“Intinya kami tidak menginginkan kasus tersebut terus terjadi, sehingga dalam pengawasan agar lebih ketat. Agar program sosial tersebut sesuai dengan 6 T (Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, Tepat Harga, Tepat Waktu, Tepat Kualitas, dan Tepat Administrasi),” ujarnya.(BP11).

Komentar dibawah ini