Kontruksi Jalan Tol Serang – Panimbang Januari 2019 Dimulai

Pandeglang, Badakpos.com – Pandeglang adalah Kabupaten yang terletak disebelah selatan,  ujung wilayah Provinsi Banten. Untuk meningkatkan prekenomian diwilayah ini salah satunya dengan investasi,  oleh sebab itu Bupati Pandeglang Irna Narulita sangat menggebu –  gebu agar proyek strategis nasional Jalan Tol Serang – Panimbang segera terwujud, “Investor yang datang ke daerah kami sudah banyak,  bahkan hingga ekspose akan perencanaan investasi. Namun kembali lagi permasalahannya akses jalan yang selalu menjadi kendala,” tegas Bupati Irna Narulita,  saat acara rapat pembentukan panitia percepatan pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang,  Senin (28/8) di Pendopo Gubernur Banten.

Menurut Irna, saat ini para investor yang akan menanamkan modalnya di Pandeglang sangat ditentukan dari suksesnya pembangunan Jalan tol Serang-Panimbang,  “Ini udah kaya telur ama ayam ajah, ayam dulu apa telur dulu. Saya harap groundbreaking jalan tol ini jangan lewat dari tahun 2019,” harapnya.

Ada lima belas Desa di Kabupaten Pandeglang yang akan dilalui oleh jalan tol yaitu,  Desa Cijakan, Desa Cililitan, Desa Kadupandak,  Desa Pasir Sedang, Desa Bungur Copong,  Desa Pasir Durung, Desa Kadumalati, Desa Pasir Gadung, Desa Simpang Tiga, Desa Patia, Desa Pasirkadu, Desa Sukaresmi, Desa Mekarjaya, Desa Gombong,  Desa Panimbangjaya, “Jika dari semua Desa yang dilewati oleh jalan tol itu ada hambatan,  mari kita koordinasikan dengan segera,  agar jalan tol Serang – Panibang dapat segera terwujud,” tandasnya.

Sementara Ibrahim Masad Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pandeglang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan jika seluruh pengadaan tanah untuk jalan tol sudah selesai. Kata dia,  hanya saja dalam pembayaran sedikit terkendala, ” Secara umum kami sudah siap bayar,  namun pemberkasan tanah dari masyarakatnya masih minim. Dan 70% warga hanya menguasai  hanya SPPT PBB saja,  akta jual belinya tidak  ada. Tapi kami sedang urus itu dengan berbagai instansi agar tidak ada masalah dikemudian hari, “kata Ibrahim

Menurut Ibrahim, dari informasi yang didapat dari Kementerian PUPR, pada bulan September untuk proyek pembangunan jalan tol dari  Cileles – Panimbang akan dilelangkan. Kata dia,  jika Desember selesai,  januari 2019 akan mulai kontruksi,” Sebelumnya memang kami sudah lelangkan,  namun tidak ada yang menawar, automatis kita lelangkan ulang, ” jelasnya.

Mulyana perwakilan dari PT. Wijaya Karya (Wika) Serang Panimbang mengungkapkan alasan pembangunan Jalan Tol Serang – Panimbang dibagi dua bagian. Kata dia, jika dikerjakan oleh Wika seluruhnya secara finansial hitungan bisnisnya apabila dari badan usaha seluruhnya tidak akan masuk,  karena trafik nya masih dibawah rata – rata, “Karena kondisi itu Pemerintah membackup investasi Wika secara bisnis. Nilai investasi yang ditanam akan kembali apabila dibagi dua, jika semuanya akan butuh waktu lama untuk mengembalikannya,” uajarnya.

“Kami dari Wika akan mengerjakan Tol Serang Panimbang sepanjang 50,67 km, atau  dari titik 0 sampai simpang susun Cileles. Sisanya nanti 33 km kewajiban dari Kementerian PUPR,” jelasnya.

Hadir dalam acara ini PLH Sekda Provinsi Banten Ino S Rawita, perwakilan Forkopimda Banten, Perwakilan dari Kabupaten Serang dan Lebak, Kepala Dinas PUPR Pandeglang Girgijantoro, dan Kepala Dinas Perhubungan Pandeglang Dadan Tafif Danial. (BP3)

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *