KPU Sosialisasikan Aturan Pemilihan di Masa Pandemi

MAJASARI, Badakpos.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang melakukan sosialisasi aturan tentang Pemilihan di Masa Pandemi Covid-19 ke para stakeholder yang terdiri dari unsur Muspida dan Camat se-Kabupaten Pandeglang bertempat di aula PKPRI Kecamatan Majasari, Rabu (5/8/2020).

Sosialisasi Pemilihan di Masa Pandemi Covid-19 di atur oleh Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) RI Nomor 6 Tahun 2020, agar para stakeholder memahami aturan main pelaksanaan Pilkada pada masa pandemi.

Komisioner KPU Kabupaten Pandeglang Ahmadi mengatakan, pelaksanaan Pilkada pada masa pandemi memang berbeda dengan pelaksanaan Pilkada pada masa normal. Perbedaan itu dari sisi penyelenggaraan Pilkada yang harus mengedepankan protokol kesehatan.

“Jadi kegiatan Pilkada tahun ini kita harus menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, pelindung wajah, sabun pencuci tangan, ruangan harus disemprot disinfektan dan lain-lain,” kata Ahmadi.

Tahapan Pilkada yang harus mengedepankan protokol kesehatan adalah yang mengundang orang berkumpul seperti sosialisasi, prosek verifikasi faktual bakal calon perseorangan, proses coklit, rapat-rapat, pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon), proses pemungutan dan penghitungan suara (tungsura) dan lain-lain. Pada saat pelaksanaan tersebut, kata Ahmadi, KPU Pandeglang juga berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 tingkat Kabupaten Pandeglang.

“Alhamdulilah selama ini kita menyediakan APD untuk kegiatan-kegiatan tersebut, bahkan petugas badan adhoc kita juga mulai dari PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan), PPS (Panitia Pemungutan Suara) dan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) sudah mengikuti rafid tes, termasuk nanti Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan petugas ketertiban Tempat Pemungutan Suara (TPS),” tukasnya.

Soal kebutuhan APD untuk proses tungsura, Ahmadi mengaku, pihaknya masih menunggu kebijakan dari KPU RI, karena rencananya kebutuhan APD pemilih pada saat tungsura akan diakomodir oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Kita masih menunggu, dan tentu kita juga harus siap-siap,” ujarnya, seraya menuturkan jumlah TPS untuk Pilkada Pandeglang 9 Desember sebanyak 2.242 TPS.

Komisioner KPU Pandeglang Nunung Nurazizah menambahkan, sosialisasi PKPU 6 Tahun 2020 akan kembali dilaksanakan pada Kamis (6/8/2020) di wilayah Kecamatan Cikedal dengan segmentasi peserta berbeda dari sosialisasi sebelumnya.

“Sosialisasi PKPU 6 Tahun 2020 ini juga dalam rangka meningkatkan angka partisipasi pemilih pada Pilkada tahun ini yang kita target sebesar 75 persen,” imbuhnya. (BP1).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *