Mantan Aktivis Pramuka Peringati World Scraft Day.

0
96
Anggota DPRD Pandeglang, Dede Sumantri memakai Setengah Leher
Anggota DPRD Pandeglang, Dede Sumantri memakai Setengah Leher untuk memperingati WDS

Pandeglang, Badakpos.com – Tepat pada hari ini, selasa 1 Agustus adalah hari yang bersejarah bagi para aktivis Kepramukaan baik di Indoensai hingga di dunia, mereka (aktivis pramuka.red) menamainya dengan World Scraft Day (WSD), disejumlah kantor dan Intansi para aktivis ramai menggunakan Setengah Lehar (Scraft atau kacu), peringatan ini diramaikan pula oleh Anggota DPRD Pandeglang Dede Sumantri, yang juga mantan aktivis pramuka ikut dalam aksi perayaan WDS (1/8).

World Scarf Day atau di sebut juga hari Scraft Pramuka  merupakan satu hari di mana para aktivis ataupun mantan aktivis pramuka, baik yang masih aktif maupun yang sudah tidak aktif di kepramukaan lagi, mengenakan scraft, neckerchief, syal, ataupun setangan leher di depan umum.  momen ini sangat bersejarah pasalnya mereka yang sudah bukan anggota Pramuka mengenang masa – masa menjadi anggota pramuka.

Eka AP, Pegawai Lapas Pandeglang, ikut memakai Setengah Leher
Eka AP, Pegawai Lapas Pandeglang, memperingati WDS ikut memakai Setengah Leher

Eka Aditiya Permana adalah salah satu pegawai Lapas di Pandeglang mengatakan,  Scraf Day adalah hari yang mengingatkan akan kenangan dan kegembiraan ketika berpramuka. Eka yang juga mantan aktivis Pramuka tersebut menyampaikan Pada hari ini, semua orang terhubung oleh sebuah scraf/syal yang melingkar di leher. scraft day di peringati oleh aktivis dan mantan aktvis pramuka di seluruh indonesia dan kepanduan di seluruh dunia.

“Semoga gerakan pramuka selalu berperan aktif dalam pendidikan dan pembinaan generasi muda. Jayalah pramuka indonesia” ujarnya  eka saat di temui Badakpos.com ditempat kerjanya.

Ahmadi, Staf Kantor Inspektorat, ikut aksi memakai Setengah untuk peringati WDS.

Di tempat terpisah mantan Ketua Dewan Kerja Cabang (DKC) Pandeglang. Moch Jamaludin juga menyampaikan,  hari Scraft Day harus dijadikan sebagai pemicu semangat melakukan perbaikan diri dan saran pengabdian terhadap masyarakat.

“Tanamkan kembali semangat tunas kelapa untuk berbakti kepada Masyarakat, bukan hanya bergaya dengan scraft namun mampu membuktikan karya bhaktinya, saya pramuka dan saya bangga jadi pramuka” ujaranya jamal.(BP.MG).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here