Menguatkan Ekononi Umat Ditengah Pandemi Covid-19, GEMA MA Gelar Seminar Online.

0
4

Tangerang, Badakpos.com -Ditengah perkembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang belum terlalu baik di awal tahun 2020, UMKM di Indonesia kembali diuji dengan munculnya pandemik Covid-19 ditengah masyarakat Indonesia.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar (GEMA MA) menginisiasi diselenggarakannya Seminar Online mengangkat tema peluang usaha Mikro Kecil dan Menengah ditengah pandemik Covid-19.

Ketua Umum DPP GEMA MA Ahmad Nawawi, menjelaskan bahwa, Kondisi pandemik COVID-19 yang terjadi hari ini membawa dampak sangat besar di berbagai sektor, termasuk ekonomi, dan UMKM merupakan salah satu sektor usaha yang paling terdampak pandemi Covid-19 karena banyak masyarakat Indonesia yang merubah pola konsumsinya.

“Namun demikian, dampak virus Corona ini juga dapat menjadi kesempatan bagi usaha kecil dan menengah untuk menciptakan peluang usaha sendiri yang bisa dimulai di masa sulit ini,” tutur Nawawi.

Pria yang juga menjadi pengantar dalam daring tersebut menjelaskan, bahwa Ada beberapa faktor yang membuat UMKM masih bisa bertahan ditengah wabah Covid-19.  Yang pertama, umumnya UMKM yang menghasilkan barang konsumsi dan jasa yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Pendapatan masyarakat yang menurun drastis tidak berpengaruh banyak terhadap permintaan barang dan jasa yang dihasilkan. UMKM malah bisa bergerak dan menyerap tenaga kerja meski jumlahnya terbatas dan dalam situasi Covid-19.

Kedua, Nawawi menyampaikan, pelaku usaha UMKM umumnya memanfaatkan sumberdaya lokal, baik sumberdaya manusia, modal, bahan baku, hingga peralatan. Artinya, sebagian besar kebutuhan UMKM tidak mengandalkan barang impor.

Dan yang ketiga, “umumnya bisnis UMKM tidak ditopang dana pinjaman dari bank, melainkan dari dana sendiri,” jelas Nawawi.

“Peran pelaku UMKM ditengah pandemik Covid-19 untuk tetap menjaga pertumbuhan UMKM menjadi sangat penting. Namun pertanyaannya, sampai kapan UMKM bisa terus bertahan, dan berapa banyak pelaku UMKM yang bisa bertahan?. Mengingat kondisi keprihatinan saat ini juga sangat berpengaruh terhadap kemampuan beli masyarakat,” Kata Nawawi.

Menjawab pertanyaan tersebut, menginisiasi terselenggaranya Seminar Online mengangkat tema peluang usaha Mikro Kecil dan Menengah ditengah pandemik Covid-19.

“Kami mengundang beberapa pembicara diantara nya, 1.Riza Damanik, Ph.D (staf khusus Menkop UKM), 2. drg. Arif Rosyid Hasan (Komisaris BSM), 3. Dr. Ahmad Mukhlis Yusuf (Strategic Consulting), 4. Achmad Yakub, S.Sos (Majelis Amanah DPP GEMA Mathla’ul Anwar,  dan saya sendiri sebagai pengantar dalam diskusi tersebut, jelas Nawawi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada, Hari kamis, (14/5), pukul 20.00 – 21.30 WIB. melalui media Aplikasi Zoom meeting.

“Semoga Webinar malam nanti (14/5) dapat memeberikan gagasan pemikiran dan solusi alternative terbaik, untuk menjadikan UMKM sebagai pilihan utama, sehingga menguatkan ekonomi Umat,” tutup Nawawi.(BP1).

Komentar dibawah ini