Menjadi Pengrajin Miniatur Perahu, Jadi Andalan Di Usia Senja

0
3

Pandeglang, Badakpos.com – Banyak warga di kabupaten Pandeglang ahli di bidang pembuatan perahu nelayan, terutama di wilayah pesisir pantai atau perkampungan nelayan.

Tetapi ada yang berbeda dengan yang dilakukan salah satu warga desa Panimbang jaya kecamatan Panimbang bernama Wasim , yang biasanya ia jadi pembuat perahu nelayan, kini menjelang usia senja jadi pengrajin miniatur perahu berbagai bentuk dan model, berdasarkan pantauan Badakpos.com pada senin (6/7/2020).

Dilanjutkan wasim, sudah 8 bulan ini ia fokus membuat miniatur perahu, sebelumnya ia selalu mengerjakan pembuatan perahu nelayan, baik itu di wilayah Panimbang hingga jakarta.

Masih dikatakan Wasim, kini usianya sudah tidak muda lagi sehingga tenagapun berkurang, dengan menjadi pengrajin miniatur berbagai bentuk perahu bisa mencukupi kebutuhan hidup keluarga.

“Untuk pembuatan miniatur perahu ia kerjakan di rumah, tetapi pengecatan dilakukan di saung yang berlokasi di jalan raya Panimbang -citeureup atau tepatnya di kampung saladengeun, karena lokasi itu jadi lintasan warga untuk berwisata ke Tanjung lesung,” terang Wasim.

Ditambahkan Wasim, selain warga sekitar kabupaten Pandeglang, ada juga warga dari jambi dan lampung yang kebetulan melintas disitu membeli hasil karya ia, “adapun masalah harga dari Rp 100 ribu hingga 500 ribu rupiah per satu buah perahu atau sesuai ukuran besar kecilnya miniatur perahu itu, dari pagi hingga jam 11 siang ini sudah menjual dua buah perahu,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, salah satu pembeli dari batu hideung tanjung lesung bernama Opik mengatakan, bahwa ia sengaja membeli miniatur perahu untuk dijadikan perhiasan di ruang tamu rumahnya.

Ia adalah keturunan dari keluarga nelayan, “jadi selalu menyukai segala jenis atau bentuk perahu, juga harga yang ditawarkan pengrajin miniatur perahu cukup terjakau,” pungkas Opik. (BP11).

Komentar dibawah ini