Menyoal Dugaan Pemotongan, Koorkab PKH-2 : Clear Tak Ada Potongan

0
11

Pandeglang, Badakpos.com – Menanggapi dugaan adanya pemotongan dana bantuan program keluarga harapan (PKH) di Desa Teluk Kecamatan Labuan, Koordinator Kabupaten (Koorkab) PKH Pandeglang-2 Sulaeman Apandi menyatakan, bahwa pihaknya telah melakukan investigasi terkait hal tersebut.

“Kami mengunjungi langsung Kelurga Penerima Manfaat (KPM) bantuan PKH, dan tidak di temukan adanya penyunatan, itu tidak benar” ujar sulaeman.

Sulaeman juga menambahkan bahwa Uang yang di keluarkan oleh penerima PKH adalah diperuntukan biaya sewa mobil, dan dikoordinir oleh pendamping, KPM pun tidak seluruhnya mengganti biaya transportasi tersebut, karena sebagian mereka (KPM-red) ada yang hanya mendapatkan bantuan 1 tahap. Sehingga iuran mobil pun berpariatif sesuai dengan keikhlasan masing-masing guna untuk menutupi biaya transportasi tersebut.

Hal yang senada, Tariah, penerima PKH di Desa Teluk, menyampaikan bahwa Pendamping tidak meminta uang kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH, tapi kami yang memberi nya, dan itupun untuk biaya sewa mobil ke Cilegon.

Namun terlepas dari ikhlas atau tidaknya KPM dalam memberikan uang ke Pendamping, Sulaeman Apandi menghimbau ke Pendamping PKH Desa Teluk, agar segera mengembalikan uang KPM tersebut, jika ada yang kelebihan memberikan uang untuk biaya sewa transport.

“Kebutuhan transportasi ini menjadi polemik tersendiri bagi Pendamping ataupun KPM pada saat harus mengurus keperluan KPM dengan jarak yang begitu jauh tentu saja akan membutuhkan biaya tinggi,” tegas sulaeman kepada wartwan badakpos.com.

“Belajar dari kejadian ini saya berharap pihak Bank BTN segera membuka Cabang di Wilayah Kabupaten Pandeglang, untuk meminimalisir terjadinya biaya-biaya yang dibebankan ke KPM, dan kalau Bank BTN ini tidak bisa memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya penerima PKH, lebih baik segera di serahkan ke Bank lain yang sudah siap” pungkasnya. (BP1).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here