MEREKA BERONTAK DENGAN CARA BIJAK

0
53

PANDEGLANG – Bayangkan, Anda memiliki rumah dan rumah Anda banyak dikunjungi orang namun Anda tidak merasa sebagai tuan rumah bagi tamu tamu tersebut. Hal inilah yang dirasakan oleh warga Kampung Cibungur Masjid RT 05/02 Desa Cibungur Kecamatan Sukaresmi, Pandeglang.

“Kampung saya berbatasan langsung dengan pantai tapi tidak ada akses jalan ke pantai karena terhalang milik perusahaan. Ketika masa liburan tiba, berduyun duyun orang datang ke Carita, Karoeng, atau Tanjung Lesung, untuk menikmati keindahan pantai di ujung Pulau Jawa ini. Kami punya pantai tapi merasa seperti tak punya,” begitu ujar Saefullah Saiful memulai ceritanya.

Melihat kondisi ini, Saiful selaku Kepala Pemuda Kampung Cibubur, tergerak untuk memberdayakan kampungnya menjadi sebuah kampung wisata. Kebetulan dia memiliki teman yang menjadi pengurus Koperasi Bina Wisata di Tanjung Lesung. Desember tahun lalu Saiful diajak mengikuti studi banding yang digagas oleh Dinas Koperasi kabupaten Pandeglang ke sebuah desa wisata di Yogyakarta.

“Waktu itu saya langsung terpikir untuk membuat kampung saya menjadi sebuah kampung wisata karena kami di Cibungur memiliki potensi untuk menjadi kampung wisata. Maka sepulang dari studi banding ini saya coba diskusikan dengan teman teman disini. Alhamdulilah warga menyambut ide ini dengan penuh semangat. Saya juga lihat di medsos desa wisata Banyubiru di Labuan. Akhirnya kami putuskan untuk mulai merintis kampung kami menjadi sebuah kampung wisata,” ungkap Saiful lebih lanjut.

Dalam usahanya ini, tentu saja Saiful dan kawan kawan menghadapi berbagai kendala. Namun mereka tak patah arang malah justru bertambah semangat menghadapi semua kendala ini.

“Memang pada awalnya tidak ada bantuan dari luar, namun justru warga yang bekerja di Malaysia yang ikut menyumbang alakadarnya. Alhamduliah beberapa waktu lalu saya meminta permohonan akses jalan dan dikasih dengan lebar 2,5 meter panjang sekitar 700 meter. Kami berharap pemerintah khususnya dinas pariwisita dapat membantu cita cita kami membuat Cibungur menjadi sebuah kampung wisata” kata Saiful

Hingga saat ini Saiful dan kawan kawan terus berkegiatan untuk mewujudkan mimpi mereka. Setiap malam selasa mereka melakukan pengajian pemuda dan setelah pengajian dilakukan sosialisasi dan koordinasi. Mereka penuh harap bahwa suatu hari nanti wisata panorama pantai dan wisata mancing di kampung mereka akan berkembang dan mereka dapat merasa menjadi tuan rumah bagi para turis yang datang ke daerah mereka.

“Pada dasarnya kami ini nelayan. Kami mengenal dengan baik laut di daerah kami dan kami siap memberikan pengalaman wisata mancing yang menyenangkan bagi para turis yang datang kesini,” begitu janji Saiful di akhir obrolan.

Pemuda Cibungur sejatinya berontak terhadap keadaan di lingkungan mereka. Namun mereka berontak dengan cara yang sangat bijak dan layak ditiru oleh pemuda dimanapun. Berontak dengan kegiatan yang pada akhirnya akan berimbas pada kesejahteraan warga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here