Merekrut PPK Berintegritas Dalam Pengawasan Bawaslu

0
1

Oleh : Samsuri

Penulis adalah : Komisioner KPU Kabupaten Pandeglang Periode 2019-2023.

 

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pandeglang akan melakukan Proses tahapan perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk 35 Kecamatan yang ada di Kabupaten Pandeglang saat ini sudah diumumkan. Direncanakan, perekrutan akan dimulai tanggal 18 sampai dengan 24 Januari tahun 2020.

PPK merupakan ujung mata pemilih untuk menjamin hak pilih dan menjamin teknis pelaksanaan tahapan di kecamatan. Sehingga perekrutan PPK menjadi salah satu kunci dari tahapan Pilkada Pandeglang 2020 yang sangat urgen.

PPK juga merupakan penyelenggara ditingkat kecamatan yang akan membantu KPU Pandeglang mensukseskan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati. Tentu harapan penulis kepada masyarakat Kabupaten Pandeglang dapat mengikuti proses seleksi tersebut dengan baik. Kesempatan ini terbuka untuk umum sesuai dengan syarat ketentuan peraturan untuk Pilkada 2020. Direncanakan seleksi dimulai pada 15 Januari 2020 nanti sesuai dengan jadwal tahapan pelaksanaan Pilkada 2020 di PKPU 16 Tahun 2019.

Dalam melakukan seleksi perekrutan PPK, KPU Pandeglang secara garis besar tetap melihat dan menilai variabel – variabel electoral leadership calon PPK. Yaitu seperti rekam jejak, integritas, kapasitas  dan keahlian. Sebab bariabel – variabel inilah yang akan menentukan integritas proses dan kualitas hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang tahun 2020.

Sedangkan untuk syarat lainnya bagi calon PPK masih sama seperti sebelumnya. Yakni harus WNI, Berusia paling rendah 17 tahun, setia pada dasar negara, memiliki integritas, tidak menjadi anggota partai politik minimal 5 tahun, tidak menjadi tim kampanye peserta pemilihan, domisili dalam wilayah kerja tempat calon PPK, sehat jasmani,rohani dan bebas narkotika, pendidikan paling rendah SMA atau sederajat, tidak pernah diberikan sanksi pemberhentian tetap oleh DKPP, belum pernah menjabat 2 kali sebagai PPK, dan tidak berada dalam ikatan perkawinan sesama penyelenggara Pemilu.

Dari semua prasayarat itu tentu mengacu kepada prinsip-prinsip pemilu yang tercantum dalam Undang-undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum. Dinyatakan, bahwa untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilihan yang dapat menjamin pelaksanaan hak politik masyarakat, dibutuhkan penyelenggara pemilihan yang profesional serta mempunyai integritas, profesionalitas, kapabilitas, dan akuntabilitas.

Menarik untuk mengupas makna integritas yang selama ini menjadi icon penyelenggara pemilu semua tingkatan, apalagi jika dikaitkan dengan kasus OTT Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan sehingga integritasnya agak tercoreng.

Penulis mendefinisikan antara lain Pertama, integritas sebagai “unity”, digunakan untuk menjelaskan kondisi kesatuan, keseluruhan, keterpaduan. Makna ini biasanya dikaitkan dengan wawasan kebangsaan.

Tentu yang dimaksud bukan hanya kesatuan secara fisik namun juga kesatuan idea. Kedua, integritas adalah “incorruptibility”, keutuhan, kebulatan, yang tak tergoyahkan, tanpa cacat. Dalam bahasa matematika dikenal istilah integer, yang berarti bilangan bulat tanpa pecahan.

Dalam hal ini integritas berarti konsistensi, keterpaduan antara idea dengan perwujudan nyatanya. Ketiga, integritas adalah kualitas moral. Umum memahami integritas sebagai kejujuran, ketulusan, kemurnian, dan kelurusan.

Kualitas jujur merupakan pilar utama kualitas moral seseorang. Integritas tidak hanya jujur kepada orang lain, tetapi juga jujur kepada diri sendiri. Secara sederhana integritas adalah kesesuaian antara ucapan dan tindakan.

Untuk dapat melaksanakan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang Tahun 2020 yang dapat dipertanggungjawabkan, maka penyelenggara di setiap tingkatan termasuk yang bersifat Adhoc yaitu PPK, PPS maupun KPPS, dituntut harus dapat selalu menjaga integritasnya dalam melakukan seluruh tahapan Pilkada.

Dalam konteks penyelenggara termasuk yang bersifat Adhoc yaitu PPK, PPS KPPS pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang tahun 2020, integritas dapat diartikan sebagai kesesuaian antara tindakan dan perilaku seorang penyelenggara dengan tanggungjawabnya dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang mengatur Pilkada tersebut.

Dengan integritas tersebut maka penyelenggara setiap tingkatan termasuk yang bersifat Adhoc yaitu PPK, PPS maupun KPPS, akan mendapatkan kepercayaan publik, terutama dari pemilih, maupun para kontestan. Baik kandidat perseorangan ataupun partai politik, yang berkepentingan langsung sebagai pengusung Calon Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang tahun 2020 ini.

Integritas merupakan prinsip penting bagi suatu lembaga pelayan publik untuk mendapatkan pengakuan dari pihak lain.

Oleh sebab itu penyelenggara tidak hanya memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Akan tetapi harus mempunyai kemampuan melaksanakan tugas secara berintegritas untuk menghindari masalah-masalah yang akan terjadi nantinya.

Untuk mewujudkan penyelenggara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang yang berintegritas ini KPU mengambil langkah yaitu dengan menerbitkan Peraturan Komisi Pemilihan kepala daerah (PKPU) No. 3 Tahun 2015. Pada pasal 18 ayat 1 huruf k menjelaskan syarat bahwa “belum pernah menjabat 2 (dua) kali sebagai Anggota PPK, PPS dan KPPS”.

Pembatasan ini diharapkan bisa mendapat penyelenggara adhoc yang lebih berintegritas. Semangat yang ingin dibangun di sini karena dari banyak evaluasi terhadap panitia adhoc, penuh catatan walau tidak semua bermasalah.

Pembatasan yang lainnya terkait tidak berada dalam satu ikatan perkawinan, agar memberikan kesempatan kepada masyarakat dan tidak dikotomi oleh seseorang bahkan melibatkan istri atau sebaliknya, tidak terlibat menjadi anggota partai politik, tidak menjadi tim kampanye peserta pemilu/Pemilihan paling singkat 5 tahun sebelumnya.

Di samping itu Bawaslu beserta jajaran termasuk Bawaslu Pandeglang berkewajiban mengawasi tahapan yang dilaksanakan oleh KPU Pandeglang, sehingga sangat menentukan terciptanya penyelenggara Pilkada yang berintegritas, profesionalitas dan Mandiri.

Komentar dibawah ini