ODOJ Lebak Gelar Santunan 10 Muharam Lebaran Anak Yatim

0
0

Lebak, Badakpos.com – Komunitas mengaji satu hari satu juz atau yag lebih dikenal one day one juz (ODOJ) kabupaten Lebak memberikan santunan kepada 130 anak yatim dan piatu di momen lebaran anak yatim (iedul yatama), yang bertepatan pada tgl 10 muharam 1442H/ Sabtu, (29/8).

“Sungguh diluar dugaan kami, dalam waktu yang singkat sekali, 1 hari berhasil mengumpulkan infaq 6,7 jt dan 100 nasi box, Semua atas kehendak Allah, masyaallah tabarokakallah.” Kata Deni Ramadhan Ketua ODOJ Lebak.

Deni juga menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mencari keridhoan Allah SWT, juga bermaksud mengetuk kepekaan sesama untuk saling menolong, membiasakan diri untuk berinfaq atau memberikan sebagian rizki yang kita peroleh dengan memberikan santunan kepada anak yatim, karena sebagian dari harta kita adalah milik anak yatim.

Dalam kegiatan ini kata Deni, jumlah sedekah yang terkumpul dalam sehari senilai Rp. 6.700.000 dan 100 nasi box, dengan 6 tempat yang dijadikan target untuk pendistribusian, yaitu Kp. Baru, Malabar-cibadak, Cibungur, Sentral, Kaum, Malang nengah dan kolelet wetan.

Abi yusuf sebagai salah satu donatur menyampaikan, “Ini merupakan kegiatan yang sangat positif dan beribadah yaitu berbagi ke sesama khususnya anak yatim dan piatu dan untuk selanjutnya tetap harus di adakan kegiatan yang lainnya yang berbentuk sosial,” ungkapnya.

Keceriaan dan kegembiraan terlihat jelas di wajah anak-anak yatim yang menerima santunan, salah satunya adalah Al, Al mengatakan ia senang serta berterimakasih kepada ODOJ dan para donatur karena ia telah mendapatkan santunan dan nasi box.

Santunan diserahkan langsung oleh Ketua ODOJ Kabupaten Lebak Deni Ramadhan, beserta pengurus ODOJ lainnya Deni menyampaikan ungkapan terimakasih yang tak terhingga kepada para dermawan donatur yang sudah mempercayai ODOJ untuk menyelenggarakan acara santunan tersebut.

“Jazakumullahu khairon katsiro, Semoga Allah balas kebaikan bapak dan ibu donatur dengan surga firdaus-NYA,  semoga kegiatan ini bisa di rutinkan setiap saat, karena untuk menyantuni anak yatim tidak mesti setahun sekali, setiap bulan, setiap pekan kalo bisa setiap saat.” tutur Deni.(BP1).

Komentar dibawah ini