Pandeglang Salah Satu Dari 16 Kabupaten Prioritas Yang Menjadi Lokus Program Kemendesa

0
13

Jakarta- Kabupaten Pandeglang masuk kedalam 16 Kabupaten yang menjadi lokus pembangunan dari program Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT). Hal ini terungkap, saat Bupati Pandeglang Irna Narulita menghadiri Rapat Koordinasi dan Sinergitas 16 Kabupaten Prioritas Terintegrasi di Hotel Merlynn Park Jakarta, Kamis (23/11)
Tujuan dari kegiatan ini adalah dalam rangka peningkatan koordinasi dan sinkronisasi antara program pemerintah pusat dan daerah, serta pemangku kepentingan lainnya yang dapat memberikan dampak pembangunan yang signifikan,. khususnya dalam mempercepat target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

Adapun dari 16 Kabupten yang hadir diantaranya Kabupaten Aceh Singkil, Nias Barat Provinsi Sumatra, Kepulawan Mentawai Provinsi Sumbar, Pandeglang Provinsi Banten, Lombok Timur Provinsi Nusatenggara Barat, Rote Ndao Provinsi Nusatengagara Timur, Belu Provinai NTT, Malaka Provinsi NTT, Manggarai Provinsi NTT, Alor Provinsi NTT, Sabu Raijua Provinsi NTT, Buru Selatan Provinsi Maluku, Maluku Barat Daya Provinsi Maluku, Maluku Tenggara Barat Provinsi Maluku, Pulau Morotai Provinsi Maluku Utara, Sarmi Provinsi Papua.

Sementara Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo mengatakan, cita-cita dari kemerdekaan adalah masyarakat yang adil dan makmur. Kata dia (Eko Putro Sandjojo) jika keadilan itu tidak terwujud tentu akan memicu terjadinya gejolak sosial yang menghambat pembangunan. “Indonesia terbentuk kurang lebih 1300 suku adat, dan 1200 bahasa dari sabang sampai merauke jadi harus adil dan merata dalam program pembangunan,” katanya.

Untuk membangun Indonesia dari pinggiran, Menteri Eko menyampaikan pemerintah telah menggelontorkan dana desa yang tiap tahunnya selalu bertambah. Untuk tahun 2015 anggaran dana desa kurang lebih 20,6 triliun,tahun 2016 menjadi 40,8 triliun dan tahun 2017 mencapai 60 triliun. “Kita tau dan sadari, untuk saat ini desa yang ada ditiap Kabupaten masih belum siap untuk mengelola dana desa. Walaupun tidak siap, tentu harus terus dimulai dari sekarang untuk membangun desa,” tambahnya.

Sekretaris Jenderal Kemendes Anwar Sanusi mengatakan, Kementrian Desa Pembangunan DaerahTertinggal dan Transmigrasi (PDTT) dapat terbilang kementrian yang baru dibentuk. Tapi program kegiatan nya harus mengacu kepada RPJMN presiden. “Forum ini sangat utama, dimanan ada empat program prioritas apa yang dilakuakan oleh Kemendesa. Kegiatan yang dilakukan harus memiliki rencana aksi yang tepat terukur sehingga terlihat dampaknya,” kata Anwar

Lanjut Anwar, empat program unggulan kemendesa yang pertama adalah Program Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades), Embung Desa, Badan Usaha Milik Desa, dan Sarana Olah Raga. “Dengan adanya empat program ini berbagai aspek dapat dilakukan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat mulai dari produk unggulan, peningkatan ekonomi agar desa tertinggal dapat terentaskan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen PDT Samsul Widodo mengatakan, untuk pengentasan desa tertinggal di Indonesia harus ada pemerataan anggaran dari pemerintah pusat untuk daerah khusus nya wilayah tertinggal. Kata dia, jangan sampai besar kecilnya anggaran yang digulirkan dinilai dari aksesbilitas daerah. “Sehingga pada akhirnya wilayah yang jauh dari pusat kota jakarta mendapatkan anggaran yang kecil. Jika seperti ini, tidaknakan pernah terentaskan daerah tertinggal diindonesia, untuk itu kami saat ini konsen berkoordinasi dengan kementerian keuangan,” katanya

Sementara itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita yang dalam kesempatan tersebut menjadi best Practice strategi pengentasan diri dari ketertinggalan daerah mengatakan, adanya dana desa sangat membantu untuk mendorong pengentasan daerah tertinggal khusuanya Kabupaten Pandeglang yang memiliki 35 Kecamatan. “Dengan adanya desa tentu pembanguan di Desa dalam rangka pengentasan daerah tertinggal dapat terwujud, dan desa akan lebih maju,” ungkapnya

Menurut Irna, jika nanti apabila ada pembahasan dilakukan untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU), pemerintah daerah dapat dilibatkan. “Teman Bupati semua kita tetap semangat untuk terus berjuang membangun daerah. Dan mudah2han kami mendapatkan anggaran yang proporsional,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here