Pandeglang Wakili Banten  MOU Pengembangan Prukades.

0
18

Jakarta, Badakpos.com – Dalam rangka percepatan pembangunan kawasan perdesaan dan penguatan perekonomian masyarakat desa dan daerah, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) terus menggalang berbagai pihak untuk terlibat aktif berkontribusi positif dalam pengembangan program Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades).

Untuk untuk itu Bupati Kabupaten dan Kota diundang dalam penandatanganan bersama dokumen kemitraan program prukades dilaksanakan di Jakarta Convention Center dan Hotel Sultan DKI Jakarta, Rabu (08/03/2018).

Acara ini dikemas dalam acara Jakarta Food Security Summit 4 yang dirangkatkan dengan HUT Kadin ke-50, dan sebagai wakil Provinsi Banten adalah Kabupaten Pandeglang ditunjuk untuk penandanganan kerjasama.

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Rosandi mengatakan, pada intinya pada acara ini ingin menggerakan semua kepentingan dalam rangka mewujudkan swasembada pangan di indonesia.

Dirinya mengatakan, kurang lebih ada 24 perusahaan yang hadir dalam acara ini diantaranya Djarum, Sinarmad, Indoofood, Pokphand, Cp Prima, Andaro, FKS, Nestle, PLN, Wilmar, Bayer, Great Giant, Foods (GGF), Bank BRI, BNI. ” Perusahaan ini memberikan pendampingan sebagai off taker dari hasil produk unggulan dan pertanian. Karena kemitraan ini harus saling menguntungkan, target kami yaitu indonesia jadi lumbung pangan dunia,”katanya.

Dalam arahannya Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla mengatakan, dalam mengenbangkan pangan itu selalu ada pilihan antara pesimis dan optimis karena masalah pangan adalah masalah dunia tidak hanya saja indonesia. ” Jika kita ingin menyelesaikan masalah harus berpikir optimis. Bukan hanya bekerja keras, tapi bekerja smart. Petani dan pengusaha penting peranan nya, petani yang memproduksi pengusaha sebagai off taker paska panen dan pemasaran prukades,” kata Wapres.

“Saya harapkan dalam acara ini para pengusaha dapat bekerjasama, kekurangan pangan tidak bisa tergantikan, karena pangan itu sangat penting,”tutupnya.

Terpisah, Bupati Pandeglang Irna Narulita sangat senang bisa ada kerjasama yang di gagas oleh Kamar Dangan Indonesia (KADIN), dan Kemendesa PDTT. Dengan adanya kerjasama ini, petani tidak lagi kelimpungan saat paska panen dan prukades dapat berjalan. “Ketika kita membuat satu produk atau paska panen untuk padi, tentu harus ada yang siap menampung. Nah saat ini sudah ada off taker berarti akan mempermudah petani,” ungkapnya.

Hadir dalam acara ini Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaeman, dan Menteri Perekonomian Darmian Nasution. (Bp3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here