Pangkalan Yang Mainkan Harga Gas Akan Ditindak Tegas

0
6

Pandeglang, Badakpos.com- Ketersediaan Gas Elpigi dalam persiapan Natal dan Tahun Baru tentu sangat penting. Pasalnya, kelangkaan itu tidak boleh terjadi lantaran akan merepotkan masyarakat. Oleh sebab itu, Kepala Dinas Perindustrian, dan Perdagangan Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) E. Andi Kusnardi akan melakukan Monitoring dan Evalusi (Monev) ke beberapa Kecamatan yang disinyalir terjadi kelangkaan . “Setelah kita lakukan pengecekan Tim Pemerintah bersama pihak Polres, dan Himpunan Wiraswasta (Hiswana Migas), ternyata ketersediaan gas elpigi cukup untuk natal dan tahun baru,” kata Andi, (24/12/2017).

Lanjut Andi, harga dasar dari gas lpg di pasaran adalah Rp. 15.700,-. Namun kata andi, yang terjadi dilapangan harga jual dari pangkalan kepada pengecer mencapai Rp. 17.000,- hingga Rp. 18.000,-. “Jika ada pangkalan yang memainkan harga, tentu akan kami tindak tegas khususnya oleh pihak Polres Pandeglang,” lanjutnya.
Andi menambahkan, jika dalam satu Kecamatan itu ada kurang lebih dua sampai tiga pangkalan. Dan ada salah satu pangkalan yang diduga melakukan permainan dengan harga. “Berdasarkan aduan dari masyarakat, ada satu pangkalan di Kecamatan Cikeudal yang main dengan harga gas elpigi 3 kg. Namun saat ini sudah dilakukan peneguran oleh tim, jika terus membandel akan dilakukan penyegelan,”tandasnya.

Dihubungi terpisah, salah satu pengecer Gas Elpigi yang enggan disebutkan namanya mengatakan, dirinya membeli gas elpigi dari pangkalan kurang lebih Rp. 20.000,-. Kata dia, sebelum nya memang harganya dikisaran angka Rp. 18.000,-. “Saya juga tidak tahu ko bisa tiba-tiba naik. Padahalkan dari pusat tidak ada kenaikan harga,” ungkapnya. (Bp3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here