Kapolres: Para Pendukung Paslon, Jangan Menyulut Konflik Berkepanjangan

0
20

Pandeglang, Badakpos.com – Setelah perhitungan suara Pilkades Pandeglang, muncul gejolak atau bintik-bintik konflik berupa ketidakpuasan calon kepala desa yang kalah, sehingga berupaya untuk mencari penyelesaian dan menginginkan agar adanya penghitungan suara ulang pada Pilkades. Selain itu, kurang profesional dan kurang netral panitia Pilkades merupakan pemicu adanya potensi gangguan Kamtibmas sehingga perlu diantisipasi.

Menanggapi hal tersebut, Polres Pandeglang telah membentuk Tim Khusus penanganan masalah terkait Pilkades. Namun, masyarakat dihimbau untuk tetap mengedepankan musyawarah. “Diharapkan seluruh calon kades yang kalah sesuai dengan ikrar dan deklarasi yang telah diucapkan, agar dipatuhi dan dilaksanakan untuk selalu menjaga Kamtibmas dan apabila ada ketidakpuasan terhadap hasil pemilihan, agar diselesaikan secara musyawarah atau melalui jalur hukum perdata dalam hal ini ke PTUN,” terang Kapolres Pandeglang AKBP Ary Satriyan saat dihubungi melalui melalui telepon seluler, (8/11/2017).
Sementara itu, Wakapolres Pandeglang Kompol Nur Rahman mengatakan, untuk pengamanan pascapilkades dilakukan oleh anggota Polsek masing-masing dengan melakukan monitoring, ada beberapa daerah yang sudah mulai mencuat yang mengakibatkan ambang gangguan sehingga pengamanan dibantu dari Polres untuk memback up Polsek yang ada. “Kebetulan hari ini ada 3 titik yang perlu diwaspadai, yaitu Kecamatan Cipeucang, Kecamatan Menes dan Kecamatan Cibitung,” tuturnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, hingga saat ini situasi Pandeglang masih kondusif, para pihak yang protes dengan hasil Pilkades mengerti terkait aturan-aturan baik Peraturan Perundang-Undangan, KUHP, maupun Peraturan Bupati Nomor 29 Tahun 2017.

“Kita tinggal menindaklanjuti terkait apa yang akan mereka lakukan, melanjutkan dengan Pidana atau PTUN,” tutupnya. (Bp3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here