Paska Banjir, Diduga 30 Ha Sawah Di Desa Sumurbatu Terancam Gagal Panen

0
54

Pandeglang, Badakpos.com – Paska terjadinya banjir beberapa pekan lalu, mengakibatkan kurang lebih 85 Ha hamparan sawah di Poktan “Mekar Tani ” Kp. Leuwigede Desa Sumurbatu Kec. Cikeusik Kab. Pandeglang, terendam banjir. Dari jumlah tersebut, kurang lebih 30 Ha diduga akan gagal panen. “Rata rata usia padi baru 70 HST/Rampak,” demikian dikatakan Kepala Desa Sumurbatu Ahyani, (18-02-2018).

 

Dirinya mengatakan, areal sawah yang terendam semuanya di Kampung Lewigede, dan rata – rata kerusakan hampir 100%.

 

Menanggapi hal ini, Komisi 2 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pandeglang Agus Sopian mengatakan , kejadian ini harus segera diidentifikasi oleh pemerintah daerah, terutama oleh Dinas Pertanian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang. “Harus diupayakan solusi dari persoalan yg terjadi sesuai dengan tingkat kejadian bencana. Karena daerah tersebut selalu terjadi berulangkali, harus diupayakan langkah antisipasi untuk kedepan.” Kata Agus.

 

“Dimulai dari upaya antisipasi banjir, sampai kepada upaya perlindungan petani kaitan dengan usaha taninya melalui asuransi budidaya padinya. Sehingga ketika gagal panen akibat banjir bisa mendapatkan klem penggantian kerugiaan usahanya,”tutupnya.

 

Kepala Dinas Pertanian Budi S Januardi saat dikonfirmasi mengatakan, sejauh ini pihak Pemerintah terus mendorong para petani untuk ikut asuransi pertanian. Kata dia, pada penerapan nya mereka (petani) enggan mengikuti asuransi tersebut. “Padahal ini sangat menguntungkan bagi para petani dengan premi yang begitu kecil sekali karena sudah di subsidi oleh pemerintah. Premi yang dibayar hanya Rp. 36 ribu, dari kewajiban Rp. 180 ribu setiap sekali musim tanam per hektar,” katanya.

 

Budi berharap, tahun 2018 ini para petani mau mengasuransikan lahan pertanian nya, karena ini merupakan tindakan preventif. “Jika terjadi gagal panen, akan mendapatkan pergantian dari asuransi itu sebesar Rp. 6 juta untuk satu hektar sawah. Tapi saat ini saya akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Pertanian Prov Banten untuk mengupayakan apakah ada bantuan untuk petani yang saat ini gagal panen, seperti pergantian benih misalnya,” jelasnya.(Bp8)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here