Pemprov Banten Fokus Tangani Masalah Kesehatan di 8 Kabupaten Kota

0
0

Pandeglang, badakpos.com – Penanganan masalah kesehatan yang ada di Kab/Kota menjadi salah satu fokus prioritas yang akan mendapat bantuan pembangunan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Bantuan tersebut secara nyata diwujudkan dalam bentuk program layanan dasar yang diluncurkan, penempatan tenaga medis/paramedis dengan penugasan khusus (Tugsus) serta dukungan anggaran yang digulirkan tiap tahunnya. Demikian dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Al-Muktabar pada Pembukaan Puncak Acara Hari Kesadaran Nasional (HKN) ke-55 tingkat Provinsi Banten yang dipusatkan di Alun-alun Kota Pandeglang, Jum’at (6/7/2019).

Ditegaskan Al-Muktabar, demi mendorong terwujudnya pemerataan peningkatan derajat kesehatan di Provinsi Banten, seluruh program yang digulirkan tiap tahun diarahkan untuk mendukung program Banten sehat.”Kami juga alokasikan biaya untuk kesehatan gratis bagi masyarakat dalam jaminan kesehatan, dan menyiapkan berbagai inprastruktur penunjang kesehatan,”ujarnya.

Menurutya , langkah preventif (pencegahan), kuratif (upaya pengobatan) dan promotif (peningkatan kesehatan) sudah dilakukan oleh Pemprov dan Kab/Kota di Banten. “Saat ini, yang harus kita lakukan adalah menyadarkan masyarakat agar mereka mau melakukan pola hidup sehat. Kesehatan bukan hanya persoalan makan dan minum obat saja, namun juga persoalan hati, untuk itu harus berpikir positif dan melakukan perubahan perilaku hidup sehat,” tandasnya.

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengungkapkan, peranan masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan sangatlah penting. Kata Irna, sebanyak apapun program yang diluncurkan, tanpa dukungan kesehatan masyarakat hasilnya tidak akan maksimal. “Upaya kami masif dan keroyokan dalam mendorong peningkatan kesehatan di masyarakat, sekarang kami harap masyarakat juga dapat melakukan pola hidup sehat karena sehat dimulai dari diri sendiri dan keluarga,” ujarnya

Menurut Irna, dampak dari diterapkannya perilaku hidup sehat akan membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas. “Adanya kegiatan ini, kita diingatkan agar memahami betapa pentingnya pola hidup sehat, dan hari ini kita gelorakan masyarakat hidup sehat dengan melakukan senam pagi bersama,” pungkasnya.

Irna juga mengucapkan terimakasih dengan banyak nya lembaga swadaya masyarakat, dan pihak swasta yang mendukung pelaksanaan program kesehatan. “Ini sangat membantu Pemerintah, mudah – mudahan ini bagian dari ikatan emosional dalam membangun kesehatan di Pandeglang lebih meningkat,” tutupnya.

Puncak Peringatan HKN diawali dengan melakukan Senam Germas (Gerakan masyarakat hidup sehat) bersama ribuan peserta yang datang dari 8 kab/kota se Provinsi Banten, dimulai pukul 07.00 Wib.

Usai acara pembukaan, Sekda Banten, Bupati Pandeglang beserta jajaran melanjutkan kunjungan ke lokus stunting di Kampung/Desa Tegal Longok, Kecamatan Koroncong.

Salah satu warga Desa Korong, Kecamatan Koroncong, Sopiati (37) menuturkan, setelah mendapatkan pendampingan dari pemerintah daerah melalui Puskesmas, tumbuh kembang anak nya sudah mulai membaik.”Setelah dikasih makanan pendamping dari puskesmas, anak kami alhamdulillah sekarang sudah mulai naik dua kilogran,” ujarnya.

Hadir dalam acara ini Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Banten dr Hj Ati Pramuji Astuti, Kadis Perkim Banten Yanuar, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Banten M Yusuf, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Banten Muhtarom, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banten Rina, Kepala Biro (Kabiro) Administrasi Pembangunan (Adpem) Banten Mahdani, Kadis UMKM Banten Thabrani, Direktur RSU Banten dr. Danang, Wakapolres Pandeglang Kompol Mandung, Sekda Pandeglang Pery Hasanudin, Assisten Daerah Pemerintah dan Kesra Ramadani, dan Assisten Pembangunan Indah Dinarsiani. (BP3)

Komentar dibawah ini