Pengadaan Barjas Melalui PL Akan Segera Diberlakukan Sistem Online

0
0

Pandeglang, badakpos.com – Sesuai Peraturan Presiden (Perpres) no. 16 tahun 2008 tentang Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, ada beberapa metode pemilihan penyedia yang digunakan yaitu E- Purchasing (Katalog), Pengadaan Langsung, Penunjukan Langsung, Tender (Lelang). Untuk pengadaan langsung dan penunjukan pangsung, menurut Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Iim Ubaedillah sebelumnya masih dilakukan secara manual, namun kedepan akan diberlakukan secara online.” Biasanya pengadaan langsung dan penunjukan langsung dilakukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dengan cara manual. Kedepannya akan diberlakukan secara online agar lebih transparan dan meminimalisir penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa,” demikian dikatakan Kabag ULP Iim Ubaedilah usai acara Sosialisasi dan Simulasi E-Pengadaan Langsung dan E-Penunjukan Langsung melalui Aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Versi 4.3 di Rizki Hotel Pandeglang, Rabu (27/3).

“Salah satu keuntungan dari secara online ini perusahaannya akan lebih kredibel, karena semua bisa mendaftar melalui aplikasi E-SIKAP,” ujarnya.

Untuk tahun ini, dikatakan Iim mungkin belum bisa dipergunakan secara maksimal karena harus disosialisasikan terlebih dahulu. “Sekarang masih masa transisi, jadi mulai optimal pada tahun 2020,” imbuhnya.

Menurut Iim sisi positif dengan menggunakan sistem elektronik atau online yaitu dalam pengadaan barang dan jasa bisa langsung memilih perusahaan yang akan dipakai, karena seluruh pengusaha sudah terdaftar dalam Elektronik Sistem Informasi Kinerja Penyedia (E-SIKAP). “Jika OPD yang akan melakukan pengadaan barang dan jasa tinggal klik saja perusahaan yang akan dipakai, dan perusahaan yang mendaftar insya Allah kredibel karena melalui verifikasi,” tutupnya.

Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Pandeglang Pertama Hasanudin mengatakan, jika pengadaan barang dan jasa pemerintah mempunyai peranan penting dalam melaksanakan pembangunan nasional untuk meningkatkan pelayanan publik dan pembangunan perekonomian nasional dan daerah.”Tingkatkan pengetahuan dan pemahaman para peserta yang hadir dengan meng update ketentuan yang berlaku, hal ini untuk mencegah segala bentuk penyimpangan,” kata Pery.

Menurut Pery, dalam rangka mendorong percepatan proses pengadaan barang dan jasa memang perlu dilakukan secara online salah satunya non tender yang sebelumnya masih secara manual. “Dengan begitu seluruh pengadaan barang dan jasa Pemerintah Kabupaten Pandeglang baik melalui proses tender maupun non-tender dapat tercatat pada aplikasi LPSE, sehingga akan lebih cepat dan akuntabel,” ujarnya. (Bp-3)

Komentar dibawah ini