Pengemudi Membandel, Bisa Di Cabut Ijin Trayeknya

0
57

Pandeglang, Badakpos.com – Bupati Pandeglang Irna Narulita bersama Dinas Perhubungan (Dishub ) Pandeglang melakukan operasi kelayakan kendaraan jelang hari Raya Idul Fitri. Hal ini dilakukan kata Bupati Irna, agar lebih memberikan kenyamanan kepada penumpang.

“Kami lakukan pengecekan kepada kendaraan angkutan umum khususnya bus terkait kelayakan kendaraan. Apabila mobilnya tidak layak jalan, tidak akan diberikan label atau brending dari Dishub,” kata Bupati Hj. Irna Narulita, saat melakukan operasi kelayakan angkutan umum di Terminal Kadubanen, Selasa (13/6)

Selain pengecekan kelayakan kendaraan seperti Rem, Lampu, Rem Tangan, Bupati juga melakukan, pengecekan terkait tarif angkutan yang harus dipasang disetiap kendaraan.

“Ini penumpang harus tau terkait harga tariff yang sudah disepakati oleh pemerintah dan pihak pengurus. Jangan sampai penumpang diminta tarif seenaknya saja,” ucapnya

Karena banyak awak pengendara menaikin harga seenaknya, Bupati Irna mengintruksikan kepada Dishub segera melakukan rapat dengan para pengurus Bus yang ada di pandeglang.

“Segera lakukan rapat dengan PO Murni Putih, Merah, dan Alsi. Buat kesepakatan berapa tarif pantasnya yang sudah ditetapkan oleh peraturan,” tegasnya.

Ditemui di tempat yang sama Kepala Dishub Pandeglang Tata nanzaryadi mengatakan, sesuai dengan Peraturan Menteri (PM) no.36 tahun 2016 tarif Angkuatan Kota Antar Provinsi normalnya Jakarta-Labuan Rp.30 ribu. Labuan- Pandeglang Rp.10 ribu. Pandeglang – Serang Rp.5 ribu. Serang – Jakarta Rp.20 ribu.

“Nah untuk tarif angkuatn lebaran ini biasanya mengalami kenaikan dari tariff normal kurang lebih 20%, berarti Labuan – Jakarta paling Rp.55 ribu. Namun fakta dilapangan terjadi berbeda, apabila para awak pengemudi membandel, bisa di cabut trayeknya sesuai hasil rapat di Polda kemarin,” ungkap Tata.(BP3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here