Penyaluran BLT Desa Di Empat Kabupaten di Banten Disidak Kemendes

0
0

Pandeglang, Badakpos.com – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendes PDTT RI) melakukan sidak di empat kabupaten di Provinsi Banten, dalam rangka mengetahui langsung situasi penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari dana desa.

Sidak dilakukan pada empat kabupaten, yakni Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang, Sabtu (30/5).

Mendes PDTT Ahmad Halim Iskandar turun langsung di Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Serang, Sekjend Kemendes PDTT Anwar Sanusi sidak di Kabupaten Pandeglang, sedangkan Dirjend PMD, Taufik Madjid turun di Kabupaten Lebak.

Anwar Sanusi Sekjend Kemendes PDTT disela sidak nya di Desa Ciandur Kecamatan Saketi Kabupaten Pandeglang, menuturkan, bahwa, Tujuan dari kedatangannya adalah ingin mengetahui secara langsung perkembangan penyaluran BLT dana desa.

“Saya juga ingin menyerap aspirasi dari para Kepala Desa atas hambatan dan kendala yang terjadi di lapangan,” ungkapnya.

Anwar Sanusi juga menyampaikan bahwa, Seperti diketahui BLT Desa merupakan salah satu Jaring Pengaman Sosial (Social Safety Net) dari Pemerintah, yang dalam hal ini leading sectornya dikawal oleh Kemendesa PDTT RI.

“Data per tanggal 29 Mei 2020, Desa yang sudah menyalurkan BLT Desa sejumlah 185 desa dari 1.238 desa, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima BLT Desa sejumlah 23.802 KK dengan total realisasi sebesar 14.2 milyar”, tutup Sekjen Kemndesa Anwar Sanusi.

Ditemui ditempat yang sama, Ifan Novriyanto tenaga ahli madya provinsi Banten pada Kemendes PDTT, menjelaskan bahwa, Penyaluran BLT Desa di Provinsi Banten saat ini baru mencapai angka 14,9%, merupakan progres yang cukup lambat.

“Oleh karena itu, diharapkan dengan blusukan dan hadirnya seluruh stakeholder terkait bisa mempercepat penyaluran BLT Desa agar dampak sosial-ekonomi dari Covid-19 bisa segera teratasi,”ungkap Ifan kepada Badakpos.com, Sabtu (30/5). (BP1).

Komentar dibawah ini