Penyaluran BST, Pedagang Ramai Dikunjungi Pembeli.

0
0

Pandeglang, Badakpos.com – Dengan adanya penyaluran BST banyak yang membeli dagangan, seperti makanan, kopi dan minuman dingin, bahkan air  mineral dalam kemasan, dikatakan Minasih salah satu pedagang yang berjualan di lokasi samping bangunan kantor desa Sindanglaya kecamatan pagelaran, tempat penyaluran bantuan sosial tunai dari pusat.

Pantauan Badakpos.com pada kamis (11/6/2020), dilokasi tersebut terlihat ada beberapa pedagang, terdiri dari penjual gorengan, aneka mainan anak-anak, es kelapa muda, penjual masker, bakso, lontong plus sate dan siomay mencoba cari keberuntungan dari warga yang mengambil atau mencairkan uang BST di saat pandemi covid 19, juga Danramil pagelaran, Babinsa, petugas dari Polsek dan anggota Pol PP kecamatan pagelaran.

Masih dikatakan Minasih, “walaupun ia tidak mendapatkan uang BST karena sudah menjadi KPM PKH, akan tetapi masih dapat pemasukan sangat cukup lumayan dari para warga yang belanja atau jajan di warungnya, setelah mendapatkan uang atau yang lagi nunggu giliran di panggil untuk mencairkan uang BST,” pungkasnya.

Ditemui ditempat yang sama, kepala desa Sindanglaya Nunung Ahroni menuturkan, bahwa untuk penyaluran BST dari pusat ini, ada empat desa untuk pengambilan uangnya di pusatkan di kantor desa Sindanglaya.

“Yaitu desa Sindanglaya, senangsari, bama dan desa montor”, terang Kades Sindanglaya.

Dilanjutkan Nunung Ahroni, sesuai data yang ia dapat, bahwa warga yang mendapatkan BST dari pusat hari ini(kamis, 11/6) adalah desa Sindanglaya sekitar 182 orang, Senangsari 246 orang, Bama 324 orang dan untuk desa Montor 564 orang.

Masih dikatakan Kades Sindanglaya, untuk pembagian atau penyaluran BST ini bisa memakan waktu hingga malam hari, pasalnya empat desa tersebut digabungkan menjadi satu lokasi, tetapi ini berdampak positif bagi para pedagang makanan dan minuman segar.

“Dan untuk pengaman, pihak Linmas setempat ditugaskan untuk mengatur lalu lintas dan parkir, adapun pihak perangkat desa dan BPD membantu para warga saat pengambilan uang BST, hal ini dilakukan untuk menjaga ketertiban,” pungkas Kades Sindanglaya. (BP1).

Komentar dibawah ini