Peras TKSK Rp10 Juta, Polres Pandeglang Berhasil Bekuk Oknum Wartawan

0
0

Pandeglang, Badakpos.com – Polisi Resort Pandeglang berhasil menangkap oknum wartawan  inisial WS di Kabupaten Pandeglang, diduga WS telah melakukan pemerasan terhadap Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Diketahui, WS Tertangkap tangan oleh petugas Polsek Mandalawangi saat sedang berada di rumah korban (2/9). “Pada saat penyerahan uang, pelaku diamankan Polsek Mandalawangi dan satreskrim Polres Pandeglang,” ujar AKBP Indra Lutrianto Amstono saat konferensi Pers, Selasa (3/9/2019).

Lebih lanjut AKBP Indra Lutrianto Amstono, menduga pemerasan berawal saat penerbitan berita dimedia online berjudul TKSK Mandalawangi diduga pungli dana bantuan Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), namun tersangka mengancam akan menerbitkan kembali berita tersebut, sehingga tersangka meminta uang kepada korban senilai Rp 10 juta agar tidak di terbitkan kembali, akan tetapi akhirnya korban hanya menyanggupi senilai Rp 6 juta. “Dasar dari pemberitaan itu, dipake oleh tersangka dijadikan untuk mengancam, kalau tidak ngasih akan di munculkan kembali pemberitaan tersebut. Tersangka minta 10 juta, korban sanggupnya 6 juta,” tambahnya.

Masih dikatakan AKBP Indra, akibat dari perbuatannya, WS dikenakan pasal 368 KUHP pidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama sembilan tahun. Dari hasil penangkapan, polisi berhasil mengamankan barang bukti yaitu HP, id card, uang senilai Rp 6 juta, satu unit kendaraan roda empat merk Daihatsu Sigra dengan nomor polisi A 1154 KW. “Id Card tersebut digunakan untuk meyakinkan kepada korban jika tersangka bisa menerbitkan berita, karena merasa ketakutan korban akhirnya menyanggupi permintaan uang sebesar Rp 6 juta,” jelasnya.

Sementara itu, WS mengaku jika dirinya meminta uang kepada tksk untuk merevisi berita yang sudah terbit dan tidak akan memuat berita tersebut lagi. Akan tetapi, naas keinginan tersebut tak sesuai harapan dan saat melakukakan transaksi dirumah korban, WS langsung diamankan pihak kepolisian. “Jika uang ini ada saya janji akan merevisi berita yang sudah terbit kembali. Uangnya nanti akan saya bagikan kepada korban yang merasa program RTLH nya dipotong,” bebernya.

Lebih lanjut, WS mengaku jabatan dimedia online Sorot Desa sebagai kordinator wilayah Kabupaten Pandeglang. Dirinya mengklaim jika dirinya sudah dua tahun menjadi wartawan di Sorot Desa. “Jabatan saya di media Sorot Desa sebagai Kabiro Pandeglang, saya baru dua tahun bekerja dimedia dan menjadi wartawan,” tutupnya. (BP-10)

Komentar dibawah ini