PKL Tempati Bahu Jalan dan Trotoar, Dikeluhkan Pengguna Jalan

0
0

Pandeglang, badakpos.com – Persoalan pedagang kaki lima(PKL) selalu menjadi persoalan bagi pemerintah, baik pusat atau daerah, bahkan pihak kecamatan sendiri, pasalnya saat berjualan PKL tersebut kadang menempati bahu jalan maupun trotoar.

Hal ini seperti ini juga terjadi di wilayah pasar kecamatan Panimbang, dimana pedagang buah-buahan berjualan di bahu jalan pas dekat belokan arah kampung Soge, berdasarkan pantauan badakpos.com Senin(18/3/2019).

Dikatakan Aslah salah satu pengguna jalan, bahwa PKL disitu sangat mengganggu sekali, pasalnya bahu jalan yang diperuntukan kendaraan ditempati mereka(PKL).

Dilanjutkan Aslah, tiap pagi dilokasi itu selalu macet, karena aktivitas pengendara yang mau ke pasar, bekerja dan sekolah banyak, sedangkan jalan menyempit oleh para PKL, bahkan mereka(PKL) menempati trotoar yang diperuntukan para pejalan kaki.

Masih kata Aslah, seharusnya pihak pemerintah melalui dinas atau badan terkait bisa untuk menertibkan para PKL, untuk kenyamanan dan keamanan serta kelancaran pengguna jalan, baik pengendara maupun pejalan kaki, harapnya.

Sementara Suaedi Kurdiatna saat dihubungi melalui telepon menuturkan, bahwa pihaknya telah mengundang petugas Dishub dan mantri pasar untuk mengatasi persolalan tersebut.

Lanjut Camat, tetapi mereka(petugas Dishub dan mantri pasar)kayanya kurang respon.”Padahal pihak Desa Panimbang Jaya melalui badan usaha milik Desa(Bumdes) siap untuk mengelola parkiran dan uang hasil itu selain untuk pendapatan desa(PAdes)juga untuk PAD kabupaten Pandeglang”, terang camat Panimbang.

Terpisah, Jajat warga lainya mengatakan, dari pada terminal angkot Panimbang tidak berfungsi, lebih baik digunakan untu para PKL dan parkiran motor, mobil box dan truk yang bongkar muatan, imbuhnya. (Bp-11)

Komentar dibawah ini