PMI Pusat Terus Perhatikan Korban Tsunami Selat Sunda

Pandeglang, badakpos.com – Palang Merah Indonesia (PMI) pusat tak henti memperhatikan para korban tsunami, hal itu dilakukan dengan cara pemulihan kepada korban bencana Tsunami Selat Sunda khususnya yang ada di Kabupaten Pandeglang.

Kepala Divisi Penanggulangan Bencana (PB) PMI Pusat, Arifin Muhammad Hadi mengatakan, jika PMI Pusat akan terus berupaya melakukan pemulihan terhadap korban tsunami sampai kembali normal seperti sebelumnya, meski pun memang membutuhkan jangka waktu yang panjang. “Seperti membangkitkan mata pencaharian masyarakat di Kecamatan Sumur, usaha pengeringan ikan dalam bentuk koperasi sebagai pusat edukasi tsunami buat masyarakat,” ujar Arifin saat ditemui di kantor PMI Pandeglang, Senin (29/7).

Arifin menambahkan, pihak PMI sendiri sudah siapkan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) di enam Desa se-Kabupaten Pandeglang, empat Desa Serang dan tujuh Desa di Cilegon. “Masing-masing terdiri dari 30 orang setiap Desa, mereka akan menjadi motor penggerak untuk kegiatan PMI,” tambahnya.

Masih dikatakan Arif, adapun proses pemulihan pihak PMI akan terus berupaya sampai kondisi masyarakat seperti dulu saat sebelum terkena bencana tsunami. “Kemungkinan 3 sampai 4 bulan kedepannya kami terus mendorong agar masyarakat lebih semangat lagi untuk kembali kesituasi normal,” imbuhnya.

Wakil Koordinator Lapangan (Korlap) program recovery pada PMI Pandeglang, Herdiyansyah menambahkan, pada tahap recovery PMI fokus terhadap 6 layanan yakni, pelayanan Water Sanitasi Higiene (WASH), Kesehatan, Bantuan Ekonomi Berupa Cash Tranfer Program (CTP) dan Livelihood, Pengurangan Risiko Bencana (PRB), Psikososial Support Program (PSP), dan CEA (Comunity Engagement Accountability). “Itulah yang hingga saat ini masih kami lakukan di kawasan yang terdampak tsunami. Untuk anggaran program recovery ini sepenuhnya di support oleh International Federation Red Cross (IFRC)/Palang Merah Internasional, Denmark Red Cross, PMI Pusat, dan PMI Provinsi Banten,” ungkapnya.

Masih dikatakan Herdi, untuk saat ini sudah dibentuk di enam Desa yakni, Desa Cigondang Kecamatan Labuan, Desa Sidamukti Kecamatan Sukaresmi, Desa Tanjung Kecamatan Panimbang, Desa Banyuasih Kecamatan Cigeulis, Desa Tangkilsari Kecamatan Cimanggu, dan Desa Sumber Jaya Kecamatan Sumur. “Masing-masing desa dibentuk 20 anggota kelompok sibat. Tentu ini semua campur tangan dari intruksi PMI Pusat kepada kami, dan Alhamdulillah kami sudah menjalankannya serta kini sudah terbentuk dengan baik,” tutupnya. (BP-10)

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *