Presiden Jokowi Ajak Seluruh Masyarakat Kawal Dana Desa

0
20

Pandeglang, Badakpos.com  – Dana Desa yang di turunkan dari Pemerintah Pusat, tiap tahun nya terus bertambah. Jumlah dana desa dalm kurun waktu selama tiga tahun dari 2015 sampai 2017 mencapai 127 triliun untuk 74 ribu desa yang ada di Indonesia. “Tahun pertama 20 Triliun, kedua 40 Triliun, dan tahun ketiga 60 Triliun, ini merupakan angka yang besar. Untuk itu saya titip kepada masyarakat semua ikut mengawal pengelolaan dana desa khusnya di Kabupaten Pandeglang. Dan saya berharap uang dari dana desa dapat dikelola dengan baik,” kata Presiden Joko Widodo saat meresmikan embung di Kampung Baru, Desa Muruy, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Rabu (04/10/2017).

Menurut Jokowidodo, diperkirakan kuramng lebih 900 desa yang mempunyai masalah dalam pengelolaan dana desa, karena melalaikan dalam pengelolaan dana desa. Untuk itu kata dia (Jokowidodo-red) harus berhati – hati dalam mengelola dana ini. “ Jika masyarakat tidak sejahtera dengan adanya dana desa pasti ada yang salah. Dipakai membangun infrastruktur silahkan, mnembangun embung silahkan, membangun irigasi juga silahkan. Yang tidak boleh adalah dikantongi untuk kepantingan pribadi,”ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal (PDTT) Eko Puto Sandjojo mengatakan, Presiden pertama yang memberikan dana desa dalam jumlah besar dan setiap tahun nya bertambah besar adalah Bapak Jokowidodo. “Bapak Persiden selau bertanya kepada saya apakah dana desa ada manfaat nya tidak. Jika banyak manfaatnya, kata bapak Presiden akan terus ditambah,” katanya.
Mendes menambahkan, jika dana desa tahun pertama terserap 82 %, dan mengalami kenaikan pada tahun 2017 mencapai 97,56 %. Namun terlepas dari itu, kata Eko Sandjojo, masih ada permasalahan terkait penyimpangan. “Tugas kita bukan mematikan dana ni, tapi memperbaiki kelemahan dan persoalan yang ada dengan partisipasi masyarakat dan perbaikan sistem yang ada,” tambahnya.
Dalam acara yang sama, Bupati pandeglang Irna Narulita mengatakan, kucuran dana desa ini sangat bermanfaat sekali untuk desa yang ada di Kabupaten Pandeglang. Oleh sebab itu kata Irna, dirinya mengucapkan terimakasih kepada Presiden Jokowidodo dan Menteri Desa Eko Putro Sandjojo untuk dana desa yang dikucurkan ke Kbaupaten Pandeglang. “Empat program unggulan dari dana desa akan terus dijalankan dan dikembangkan di Kabupaten Pandeglang, karena dapat membantu perekonomian masyarakat. Program unggulan yang dilaksanakan adalah Embung Desa, Prukades, Bumdes, dan Sarana Olahraga,” katanya.

Irna menambahkan, dampak dari adanya dana desa yaitu terentaskannya desa tertinggal yang ada di Kabupaten Pandeglang. Kata Irna, pada tahun 2014 terdapat sebanyak 214 desa masuk kategori desa tertinggal, dan tahun 2016 ada pengurangan jumlahnya menjadi 149 desa.

Hadir dalam acara peresmian embung yaitu Menteri Desa dan PDT Eko Putro Sanjoyo, Menteri BUMN Rini Sumarno, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, Anggota DPR-RI Achmad Dimyati Natakusuma, juru bicara Kepresidenan Johan Budi Sapto Pribowo, Deputi bidang Protokol, Pers, dan Media Bey Triadi Machmudin, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Santoso, Gubernur Banten Wahidin Halim, Wagub Banten Andika Hajrumi, Forkopimda Banten dan Foropimda Pandeglang. (BP3)

Komentar dibawah ini