Profesi Musiman, Lili : Terdesak Karena Kebutuhan

Pandeglang, Badakpos.com – Alih profesi sesuai musim (Profesi Musiman) bukan hal aneh, itu semua karena terdesak dengan keadaan dan kebutuhan, hal tersebut disampaikan Lili salah satu warga Cigeulis yang bekerja sambilan sebagai kuli pembuat kerupuk di wilayah kecamatan Pagelaran, kabupaten Pandeglang.

Banyak cara yang dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup, karena berpangku tangan bukan solusi dari segalanya, seperti yang dilakukan Lili (48), jika musim kemarau ia jadi kuli pembuat kerupuk di pabrik kerupuk, dan jika hujan jadi buruh tani.

 

“Demi untuk menafkahi keluarga, saya bekerja sambilan sebagai kuli pembuat kerupuk, tapi jika sudah musim hujan saya libur dulu, harus kembali kesawah,” ujar Lili, saat ditemui badakpos.com di pabrik kerupuk rumahan pada senin (30/9).

 

Dilanjutkan Lili, bila penanaman benih padi (tandur biasa warga menyebut) selesai, ia akan kembali lagi untuk bekerja sebagai kuli pembuat kerupuk.

 

“Sebab jika tidak begitu, gimana bisa mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga dan beli pupuk buat padi, nanti kalau padi sudah waktunya dipanen, saya libur dulu sebagai membuat kerupuk,” tutupnya.

 

Ditempat yang sama, Asja menuturkan, “dulu ia juga dalam berapa tahun bekerja sebagai kuli pembuat kerupuk. Tetapi karena ingin pendapatan lebih, kini ia bukan hanya pembuat tapi juga sebagai penjual kerupuk, bila musim bertani tiba, ia libur dulu berjualan kerupuk, sebab untuk mengolah lahan sawahnya,” terang Asja. (BP11/BP1).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *