Ramadhan ke-23 : Belajar Bahasa Arab untuk Non Pesantren

0
0

Oleh: Destika Cahyana

Kemarin kita sudah mulai praktek membuat jumlah ismiyah yang disambung dengan kata kerja (fi’l). Kita sudah mempraktekkan pola mubtada berupa isim mufrad (kata benda tunggal) disambung dengan fi’l madi dan fi’l mudhari mufrad (kata kerja lampau dan sekarang untuk dia laki-laki tunggal).

Ingat! Pada jumlah ismiyah antara mubtada dan khabar harus sama jenis kelamin dan kuantitasnya. Lalu bagaimana pola yang menjadi tanda kelamin dan kuantitas pada fi’il?

Kita akan pelajari secara bertahap secara pelan-pelan untuk 6 pola kata kerja. Hari ini kita belajar untuk pola pada kata kerja lampau dulu sesuai dengan jenis kelamin mubtada dan kuantitasnya.

Perhatikan!
Kita menggunakan kata kerja ‘telah menolong’
Lihat perubahan ujung-ujung kata. Perubahan itu menunjukkan jenis kelamin dan kuantitas pelaku.

Dia (1 laki-laki) telah menolong
هو-نَصَرَ
Dia (2 laki-laki) telah menolong
هما-نَصَرَا
Dia (3 laki-laki) telah menolong
هم-نَصَرُوا

Dia (1 perempuan) telah menolong
هي-نَصَرَتْ
Dia (2 perempuan) telah menolong
هما-نَصَرَتَا
Dia (3 perempuan) telah menolong
هن-نَصَرْنَ

Kamu (1 laki-laki) telah menolong
أنتَ-نَصَرْتَ
Kamu (2 laki-laki) telah menolong
أنتما-نَصَرْتُمَا
Kamu (3 laki-laki) telah menolong
أنتم-نَصَرْتُمْ

Kamu (1 perempuan) telah menolong
أنتِ-نَصَرْتِ
Kamu (2 perempuan) telah menolong
أنتما-نَصَرْتُمَا
Kamu (3 perempuan) telah menolong
أنتن-نَصَرْتُنَّ

Saya telah menolong
أنا-نَصَرْتُ
Kami telah menolong
نحن-نَصَرْنَا

Baca berulang-ulang pola ini agar hapal secara otomatis. Itu akan berguna untuk 6 pola kata kerja yang lain.

نَصَرَ
نَصَرَا
نَصَرُوا

نَصَرَتْ
نَصَرَتَا
نَصَرْنَ

نَصَرْتَ
نَصَرْتُمَا
نَصَرْتُمْ

نَصَرْتِ
نَصَرْتُمَا
نَصَرْتُنَّ

نَصَرْتُ
نَصَرْنَا

Pada kata kerja yang lain mengikuti pola yang sama, memukul:

ضَرَبَ
ضَرَبَا
ضَرَبُوا

ضَرَبَتْ
ضَرَبَتَا
ضَرَبْنَ

ضَرَبْتَ
ضَرَبْتُمَا
ضَرَبْتٌُمْ

ضَرَبْتِ
ضَرَبْتُمَا
ضَرَبْتُنَّ

ضَرَبْتُ
ضَرَبْنَا
Bila sudah paham, berikut contoh menggunakannya:

Dia (1 laki-laki) telah duduk di dalam masjid yang besar
هو جلس في المسجدِ الكبيرِ

Dia (2 laki-laki) telah duduk di dalam masjid yang besar
هما جلسا في المسجدِ الكبيرِ

Dia (3 laki-laki) telah duduk di dalam masjid yang besar
هم جلسوا في المسجدِ الكبيرِ

Begitu seterusnya. Mudah bukan?

Latihan:
Buat paragraf seperti di bawah ini:
Seorang muslim (1 laki-laki) telah duduk di masjid. Seorang muslim (1 perempuan) telah duduk di masjid. Seorang pelajar (1 laki-laki) telah pergi ke masjid. Seorang pelajar (1 perempuan) telah pergi ke masjid. Kamu (1 laki-laki) telah masuk ke masjid. Kamu (1 perempuan) telah masuk ke masjid. Saya di masjid. Kami di masjid sekarang.

Bersambung
(BP/12-Mg)

Komentar dibawah ini