Ramadhan ke-24 : Belajar Bahasa Arab untuk Non Pesantren

0
3

Oleh: Destika Cahyana

Kemarin kita sudah praktek membuat jumlah ismiyah yang disambung dengan kata kerja lampau (fi’l madhi). Hari ini kita belajar untuk pola pada kata kerja sekarang (fi’l mudhari) sesuai dengan jenis kelamin mubtada dan kuantitasnya.

Caranya gampang, hanya dengan mengubah bentuk lampau ke bentuk sekarang. Ingat pelajaran sebelumnya?

Perhatikan!
Kita menggunakan kata kerja ‘telah menolong (lampau) dan sedang menolong (sedang/sekarang)’
Lihat perubahan ujung-ujung kata. Perubahan itu menunjukkan jenis kelamin dan kuantitas pelaku.

Dia (1 laki-laki) telah menolong-sedang menolong
هو-نَصَرَ-يَنْصُرُ
Dia (2 laki-laki) telah menolong-sedang menolong
هما-نَصَرَا-يَنْصُرَانِ
Dia (3 laki-laki) telah menolong-sedang menolong
هم-نَصَرُوا-يَنْصُرُوْنَ

Dia (1 perempuan) telah menolong-sedang menolong
هي-نَصَرَتْ-تَنْصُرُ
Dia (2 perempuan) telah menolong-sedang menolong
هما-نَصَرَتَا-تَنْصُرَانِ
Dia (3 perempuan) telah menolong-sedang menolong*
هن-نَصَرْنَ-يَنْصُرْنَ

Kamu (1 laki-laki) telah menolong-sedang menolong
أنتَ-نَصَرْتَ-تَنْصُرُ
Kamu (2 laki-laki) telah menolong-sedang menolong
أنتما-نَصَرْتُمَا-تَنْصُرَانِ
Kamu (3 laki-laki) telah menolong-sedang menolong
أنتم-نَصَرْتُمْ-تَنْصُرُوْنَ

Kamu (1 perempuan) telah menolong-sedang menolong
أنتِ-نَصَرْتِ-تَنْصُرِيْنَ
Kamu (2 perempuan) telah menolong-sedang menolong
أنتما-نَصَرْتُمَا-تَنْصُرَانِ
Kamu (3 perempuan) telah menolong-sedang menolong
أنتن-نَصَرْتُنَّ-تَنْصُرْنَ

Saya telah menolong-sedang menolong
أنا-نَصَرْتُ-أَنْصُرُ
Kami telah menolong-sedang menolong
نحن-نَصَرْنَا-ننْصُرُ

*Perhatikan!
“Hampir semua bentuk perubahan tersebut mirip-mirip dan ada yang sama (contoh untuk dhamir hiya dan anta sama persis).

Yang perlu diperhatikan adalah untuk dhamir ‘hunna’ karena berbeda huruf awalnya dibanding 2 sebelumnya: hiya, huma.”

Baca berulang-ulang pola ini agar hapal secara otomatis. Baca yang fi’l mudhari saja. Itu akan berguna untuk 6 pola kata kerja yang lain.

نَصَرَ-يَنْصُرُ
نَصَرَا-يَنْصُرَانِ
نَصَرُوا-يَنْصُرُوْنَ

نَصَرَتْ-تَنْصُرُ
نَصَرَتَا-تَنْصُرَانِ
نَصَرْنَ-يَنْصُرْنَ

نَصَرْتَ-تَنْصُرُ
نَصَرْتُمَا-تَنْصُرَانِ
نَصَرْتُمْ-تَنْصُرُوْنَ

نَصَرْتِ-تَنْصُرِيْنَ
نَصَرْتُمَا-تَنْصُرَانِ
نَصَرْتُنَّ-تَنْصُرْنَ

نَصَرْتُ-أَنْصُرُ
نَصَرْنَا-ننْصُرُ

Pada kata kerja yang lain mengikuti pola yang sama, memukul. Cukup baca fi’l mudhari saja:

ضَرَبَ-يَضْرِبُ
ضَرَبَا-يَضْرِبَانِ
ضَرَبُوا-يَضْرِبُوْنَ

ضَرَبَتْ-تَضْرِبُ
ضَرَبَتَا-تَضْرِبَانِ
ضَرَبْنَ-يَضْرِبْنَ

ضَرَبْتَ-تَضْرِبُ
ضَرَبْتُمَا-تَضْرِبَانِ
ضَرَبْتٌُمْ-تَضْرِبُوْنَ

ضَرَبْتِ-تَضْرِبِيْنَ
ضَرَبْتُمَا-تَضْرِبَانِ
ضَرَبْتُنَّ-تَضْرِبْنَ

ضَرَبْتُ-أَضْرِبُ
ضَرَبْنَا-نَضْرِبُ

Bila sudah paham, berikut contoh menggunakannya:

Dia (1 laki-laki) sedang duduk di dalam masjid yang besar
هو يَجْلِسُ في المسجدِ الكبيرِ

Dia (2 laki-laki) sedang duduk di dalam masjid yang besar
هما يجلسان في المسجدِ الكبيرِ

Dia (3 laki-laki) sedang duduk di dalam masjid yang besar
هم يجلسُونَ في المسجدِ الكبيرِ

Begitu seterusnya. Mudah bukan?

Latihan:
Buat paragraf seperti di bawah ini:
Seorang muslim (1 laki-laki) sedang duduk di masjid. Seorang muslim (1 perempuan) sedang duduk di masjid. Seorang pelajar (1 laki-laki) sedang pergi ke masjid. Seorang pelajar (1 perempuan) sedang pergi ke masjid. Kamu (1 laki-laki) sedang masuk masjid. Kamu (1 perempuan) sedang masuk masjid. Saya di masjid. Kami di masjid sekarang.

Bersambung

(BP/12-MG)

Komentar dibawah ini