Ramadhan ke-30 : Belajar Bahasa Arab untuk Non Pesantren

0
1

Oleh: Destika Cahyana

Kita telah belajar jumlah fi’liyah yang dimulai dengan fi’l madhi. Kini kita akan memodifikasi sedikit rumus yang telah kita pelajari yaitu dengan memberi penguatan ‘sungguh’ dengan menambah kata ‘qad’ (قد).

Ingat, ‘qad’ artinya ‘sungguh’ bila diletakkan sebelum fi’l madhi. Namun, ‘qad’ bila diletakkan sebelum fi’l mudhari artinya adalah ‘kadang-kadang’ sehingga jangan salah kita mengartikan.

Huruf ‘qad’ juga menjadi penanda bahwa huruf setelahnya adalah kata kerja atau fi’l baik kata kerja lampau (madhi) maupun kata kerja sedang (mudhari). Sekali lagi bedanya hanya pada makna: sungguh dan kadang-kadang.

Contoh :
قد جلس أحمد في المسجد
Artinya:
Sungguh Ahmad telah duduk di masjid

Makna قد di sana mengandung arti menguatkan bahwa Ahmad benar-benar telah duduk.

Bandingkan dengan ini:
قد يَجْلِسُ أحمد في المسجد
Artinya:
Kadang-kadang Ahmad sedang duduk di masjid.

Makna قد di sana mengandung arti bahwa Ahmad kadang-kadang duduk di masjid.

Mudah bukan?

Latihan:
Buat kalimat dalam B. Arab:
Sungguh seorang muslim (laki-laki) telah duduk di kelas. Sungguh seorang muslim (perempuan) telah datang ke kelas. Sungguh seorang guru (laki-laki) telah kembali ke kelas. Sungguh seorang guru (perempuan) telah masuk ke kelas. Mereka di kelas.

Bersambung
(BP/12-MG)

Komentar dibawah ini