Sakti Peksos Banten Apresiasi RUU Pekerja Sosial Menjadi UU

0
2

Pandeglang, Badakpos.com – Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) Provinsi Banten Apresiasi DPR RI yang mensahkan rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pekerja Sosial menjadi Undang-Undang (UU) pada Selasa, 2 September 2019 kemarin.

Pengesahan RUU tentang Pekerja Sosial dilakukan dalam rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, yang lalu menjadi kabar baik untuk para Pekerja Sosial di seluruh Indonesia. Mengutif pernyataan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita dalam rapat Paripurna DPR di Jakarta. “RUU Pekerja Sosial ini merupakan RUU inisiatif DPR RI melalui surat yang disampaikan Ketua DPR RI kepada Presiden RI pada tanggal  3 Oktober 2018,” karena telah dilakukan Pengesahan Tingkat II Pengambilan Keputusan Terhadap Rancangan Undang-Undang tentang Pekerja Sosial pada Rapat Paripurna DPR RI. Adapun Penyampaian Rancangan Undang-Undang disampaikan oleh M. Ali Taher Parasong, mewakili Fraksi VIII DPR RI.

Sementara itu, Supervisor Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) Provinsi Banten Arini Rahma dihubungi melalui pesan singkatnya sangat mengapresiasi dengan terbitnya UU tentang Pekerja Sosial dirinya berharap dengan adanya Payung Hukum terkait dengan bagaimana ketentuan Umum terkait Pekerja Sosial, Standar Praktik Pekerja Sosial, dan Pendidikan Profesi Pekerja Sosial, Registrasi dan Izin Praktik, Dsb. Karena dirinya mengatakan selama ini Pekerja Sosial belum medapatkan Perlindungan dan kepastian Hukum. Padahal, kata dia, Pekerja Sosial itu memiliki peran yang sangat signifikan.

“Pekerja Sosial sebagai salah satu komponen utama penyelenggaran Kesejahteraan Sosial kepada masyarakat mempunyai peranan sangat penting sehingga kami juga perlu mendapatkan Perlindungan dan Kepastian Hukum”, dalam pesan singkatnya, Rabu, (4/9/19).

Senada dihubungi Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) Kabupaten Pandeglang. Ahmad Subhan, pria yang akrab di panggil Aank ini mengatakan dirinya sangat mengapresiasi dengan lahirnya UU Pekerja Sosial karena menurutnya sebagai kaki tangan dari Kementerian Sosial, Peksos memiliki beragam tugas Sosial, mulai dari mendeteksi secara langsung sumber masalah, menangani dan mendampingi, hingga melakukan Rehabilitasi Sosial. “Kami sering ditugaskan secara langsung turun menangani kasus demi kasus, Keluarga per Keluarga, serta anak per anak yang memiliki masalah khusus nah menghadapi kasus-kasus tertentu pastinya akan bersinggungan langsung dengan keselamatan sang Pekerja Sosial dengan lahirnya UU Pekerja Sosial ini setidaknya kami ketika bertugas dilapangan ada payung hukum dan mematuhi kode etik Pekerja Sosial. Kami juga selaku Pekerja Sosial berterimakasih untuk semua pihak yang berkontribusi dalam terwujudnya UU Pekerja Sosial ini. Salam Pekerja Sosial’’. Ucapnya.

Dalam Pengesahan Undang-Undang juga dihadiri oleh pilar-pilar dalam Pekerja Sosial, baik organisasi, dan perwakilan dari berbagai Universitas dan Perguruan Tinggi dalam bidang Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial. Dalam menyaksikan sejarah pertama kalinya disahkan Undang-Undang Pekerja Sosial. (BP2)

Komentar dibawah ini