Sambut 10 Muharam Masyarakat Lakukan Istigosa

Pandeglang, Badakpos.com – Masyarakat Pandeglang yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat mulai dari pejabat pemerintah, tokoh agama hingga para santri berkumpul di Lapangan SMK Nurul Mursyida Kecamatan Cadasari dalam rangka Istigosah 10 Muharram dan Ceramah Kebangsaan, yang mengusung tema “Menumbuhkembangkan Persatuan dan Kesatuan Ummat Melalui Semangat Kebersamaan Di Bulan Muharrom”.

Kegiatan dibuka oleh Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Sumber Daya Manusia Abdul Ghaffar.

Dalam sambutannya, Gaffar mengatakan bahwa setiap tahun masyarakat Pandeglang menggelar perayaan tahun baru Masehi dan tahun baru Islam. “Pelaksanaan tahun baru kebangakan dilakukan di alun-alun, lapangan, dan pinggir pantai, bahkan di Masjid Agung Pandeglang,” ujarnya.

Selain itu, umat Islam di Pandeglang banyak melakukan kegiatan tahun baru hingga di masjid-masjid dengan melibatkan alim ulama dan para MUI. “Melalui kegiatan ini Pandeglang menjadi kabupaten yang makmur dan damai,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Ketua II PBNU Marsyudi Suhud mengatakan, Indonesia didirikan dengan budaya kumpul-kumpul, sehingga jika Presiden menginginkan Indonesia damai, maka harus terus menyelenggarakan kumpul-kumpul. “Tidak bisa dibayangkan budaya tersebut tidak ada di Indonesia, butuh biaya yang banyak untuk menyelenggarakannya. Oleh karena itu, harus berterima kasih kepada Kiyai yang mempunyai fasilitas kumpul-kumpul,” ungkapnya.

Ia menambahkan, budaya kumpul-kumpul atau silaturahmi di Indonesia merupakan karakteristik khusus yang mampu menyatukan orang-orang atau kelompok-kelompok yang berselisih.“Segala persoalan yang terjadi, maka dapat diselesaikan dengan fasilitas sosial berupa kumpul-kumpul. Jika tidak ada budaya kumpul-kumpul tersebut, maka perselisihan terus terjadi,” tegasnya.

Budaya kumpul-kumpul, lanjut Marsyudi, sudah mengalami pergeseran, bukan lagi di depan Masjid, tetapi di depan Gedung DPR. “Tapi hal tersebut tidak masalah selama mematuhi peraturan yang berlaku dan untuk amar ma’ruf nahi mungkar,” tutupnya.

Selain itu, tampak hadir dalam kegiatan ini, yaitu Dir Binmas Polda Banten Kombes Pol Rudi Haryanto, Ketua MUI Pandeglang Hamdi Ma’ani dan tokoh Agama Banten Abuya Muhtadi Dimyati yang telah memimpin pelaksanaan doa. (BP3)

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *