SDN Sorongan 2 Kelas Jauh Cibaliung kini tampak Berbeda

0
85

Pandeglang, BadakPos.com – Ada Pemandangan yang berbeda melihat kondisi Sekolah SDN Sorongan 2 kelas jauh yang sempat viral satu tahun yang lalu. Beberapa Relawan dari Pandeglang berkunjung kembali dan sekaligus menyampaikan amanah Program dari Dompet Dhuafa Banten, Sabtu (3/2).

Mereka berkunjung bukan saja ingin melihat kondisi Sekolah akan tetapi membawa pesan Program 1000 Sepatu dari Dompet Dhuafa Volunteer, sekaligus menyampaikan amanah program 1000 Sepatu untuk Anak-anak di SDN Sorongan 2 kelas jauh yang dulu sempat viral karena kondisi Sekolahnya yang sangat memperihatinkan.

 

Puluhan siswa dan siswi SDN 2 Sorongan (Kelas Jauh) ini sangat senang ketika di kunjungi Para Relawan, SD yang tepatnya berada di Kp.Leuwi malang Desa Curug, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Pada hari sabtu (03/01/18)

 

Sementara itu, menurut salah satu Relawan Dompet Dhuafa, Barnas menuturkan, program berbagi sepatu ini sebetulnya sudah berlangsung sejak akhir tahun 2017 dalam kampanye #BulanKemanusiaan yang digagas Dompet Dhuafa. Sebelumnya, kata dia, Dompet Dhuafa juga menyalurkan ratusan pasang sepatu di berbagai daerah diwilayah Provinsi Banten dan kebetulan di Pandeglang salah satunya SDN Sorongan ini. “Kami sengaja mengagendakan berbagi sepatu ini kedaerah yang sangat sulit dijangkau oleh kendaraan roda 4 apalagi di musim hujan seperti ini. Akses untuk menuju kesekolahnya saja butuh perjuangan. Tapi Alhmadulillah anak-anak cukup senang dengan hadirnya kami ke sini apalagi dengan membawa amanah dari Dompet Duhafa Banten dengan Program sepatunya karena di sini hampir semua anak-anak sekolah tidak mengunakan sepatu”.katanya

 

Terpisah saat dikonfirmasi, Een Nuraeni, Relawan KNP salah satu Relawan yang tergabung dalam Pokja Relawan Pandeglang sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan yang di gagas oleh Dompet Dhuafa karena menurutnya Pandeglang hampir kebanyakan sekolah yang di kunjungi olehnya siswa-siswi nya kebanyakan tidak mengunakan alas kaki apalagi sekolah-sekolah yang jauh dari perkotaaan.“Selain Tas dan buku, sepatu juga menjadi kebutuhan dasar bagi anak sekolah. Di Pandeglang, Kami mendapati masih banyak anak-anak sekolah yang tidak menggunakan sepatu karena tidak mampu membeli karena kondisi ekonomi dan sebagainya,” ucap Een.

 

Een juga mengajak kepada masyarakat luas khususnya di Pandeglang agar terus memupuk Kepedulian dan Kepekaan bahwa masih banyak orang-orang yang kurang beruntung yang memang harus di Perhatikan apalagi menyangkut kebutuhan hak dasar anak salah satunya ya pendidikan. tutupnya mengakhiri perbincangan.

 

Ardian salah seorang Guru SD setempat yang sudah mengabdi selama 13 tahun sebagai honorer mengatakan, dirinya sangat bersyukur dibangun nya kelas jauh ini. Kata dia, ini menjadi motivasi bagi anak – untuk lebih semangat belajar. “Sekarang lebih nyaman dalam belajar dan memicu semangat para murid disini,” pungkasnya. (Bp1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here