Sekda Geram Banyak Pegawai Mangkir Saat Upacara Kesadaran

0
2

Pandeglang, Badakpos.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pandeglang Pery Hasanudin merasa geram lantaran banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) mangkir saat upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di Alun-alun Pandeglang, Jumat (17/1/2020).
“Saya melihat, peserta upacara ini sangat sedikit sekali, terutama dari kalangan pegawai, biasanya setiap upacara kegiatan apapun jumlahnya cukup banyak,”kata Pery

Usai upacara, Pery langsung mengecek tingkat kehadiran untuk memastikan jumlah PNS yang hadir saat upacara tersebut.”Ini tidak seperti biasanya, saya langsung mengecek absensi para peserta upacara, ternyata tingkat kehadiran sungguh tidak memuaskan, jujur saya kecewa”, Imbuhnya

Dengan penuh kekecewaan, Pery menambahkan, menurut dia seharusnya para PNS menyadari tugas dan tanggung jawabnya salah satunya kedisiplinan pada upacara HKN.”Surat sudah dikirimkan oleh panitia PHBN ke tiap-tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar mengirimkan para pegawainya untuk mengikuti upacara hari kesadaran, tapi hasilnya jauh dari harapan. Bahkan saya lihat dari absensi di temukan ada salah satu OPD yang tidak mengikutsertakan satupun pegawainya pada kegiatan upacara ini, “tandasnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan sebagai pegawai dan pelayanan masyarakat, selain harus memiliki kinerja yang baik, tentunya juga harus disiplin dan memiliki kesadaran yang tinggi, termasuk melaksanakan upacara, “ini merupakan bagian dari kedispilinan. Saya akan evaluasi dan akan saya tanya Kepala dinasnya, “terangnya.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Pandeglang Fahmi Sumanta membenarkan berdasarkan absensi kehadiran yang di laporkan, memang tingkat kehadiran dalam kegiatan upacara kesadaran ini masih jauh dari harapan, “masih banyak pegawai yang tidak hadir dalam kegiatan tersebut tanpa alasan atau keterangan yang bisa di pertanggung jawabkan, “tutur Fahmi.

Masih kata Fahmi, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan para Kepala OPD terkait hal tersebut, sebab kata dia, jika hal ini dibiarkan akan menurunkan tingkat kedisiplinan PNS di Pandeglang.”Apabila ketidakhadiranya bisa di pertanggung jawabkan misalkan karena sakit atau karena tugas yang urgen tentunya kita bisa memahami, akan tetapi jika tanpa keterangan yang pasti, tentunya kita akan jatuhkan sanksi dengan melakukan pembinaan kepada mereka”, terangnya. (BP3)

Komentar dibawah ini