Sekilas Tentang Pasar Modal

0
70

Oleh : Diki Dermawan

Penulis Adalah : Mahasiswa Internasional Islamic University Malaysia

Pasar modal atau dalam bahasa inggris disebut capital market merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli dimana instrumen yang diperdagangkan berupa efek atau surat-surat berharga.

Jika merujuk pada Kamus Besar Bahasa indonesia (KBBI) pasar modal memiliki beberapa definisi; 1) Seluruh kegiatan yang mempertemukan penawaran dan permintaan dana jangka panjang; 2) Pusat keuangan bank, dan firma yang meminjamkan uang secara besar-besaran; 3) Pasar atau Bursa modal yang memperjualbelikan surat berharga yang berjangka waktu lebih dari satu tahun.

Mengutip dari buku yang berjudul Hukum Pasar Modal karya Dr. Mas Rahmah, pasar modal memiliki empat kegiatan yaitu: penawaran umum, perdagangan surat berharga (efek), perusahaan publik berkaitan dengan emisi efek, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek.

Penawaran umum menurut pasal 1 Angka 15 UUPM adalah kegiatan penawaran efek yang dilakukan oleh emiten untuk menjual efek kepada masyarakat berdasarkan tata cara yang diatur dalam peraturan pasar modal. Emiten merupakan orang, perusahaan, kelompok, atau lembaga yang melakukan penawaran surat berharga berupa saham, obligasi, waran dan lainnya.

Untuk aktivitas jual beli efek terjadi di pasar sekunder atau Bursa Efek. Bursa efek merupakan lembaga atau perusahaan yang menyediakan pasar untuk bertransaksi surat berharga. Di sinilah tempat investor dan emiten bertemu untuk melakukan jual beli efek.

Perusahaan atau perseroan yang diakui sebagai perusahaan publik harus mencakup beberapa kriteria yang ditentukan oleh Undang Undang Perseroan Terbatas (UUPT) Pasal 1 Angka 22 yaitu jika suatu perusahaan tersebut sahamnya dimiliki sekurang-kurangnya oleh 300 pemegang saham dan memiliki modal disetor minimal tiga miliar rupiah. Selain itu perusahaan wajib mendaftarkan diri kepada Badan Pengawas Pasar Modal untuk melakukan penawaran umum.

Banyak lembaga yang melakukan kegiatan di Pasar Modal seperti Manajer Investasi, Bursa Efek, Lembaga Kliring, Bank Kustodian, dan lainnya. Lembaga-lembaga tersebut memiliki peran penting dalam kelancaran aktivitas transaksi di Pasar Modal.

Instrumen keuangan yang dijual belikan di pasar modal bermacam-macam seperti saham, obligasi, waran, right issue, atau reksadana.

Pasar modal bertujuan untuk mengumpulkan tambahan dana bagi perusahaan atau lembaga lainnya guna meningkatkan produktivitas perusahaan dan berimplikasi pada pembangunan nasional. Selain itu, Pasar Modal juga membantu menyediakan sarana untuk melakukan aktivitas investasi.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here