Siapa Gandeng PKB ?

0
0

Oleh : Zaenal Abidin

 

 

Tensi politik pemilukada Pandeglang kian berdenyut. Terutama dipusaran elit parpol yang sekiranya bakal mengusung jagoannya di pemilukada nanti. Dipihak Aktor politik yang berniat maju, kemudian mengkalkulasi parpol mana yang berpeluang memuluskan langkahnya naik ring sebagai calon Kepala Daerah dan wakil Kepala Daerah. Ujungnya, kedua belah pihak antara parpol dengan kandidat akan bertemu dan mencari satu kepentingan yang sama.

Dari sekian parpol yang memiliki kursi keterwakilan, Partai Kebangkitan Bangsa adalah salahsatu parpol yang perlu diperhitungkan kemana parpol ini melabuhkan dukungan politiknya di Pemilukada Kabupaten Pandeglang nanti. Di Pandeglang, Partai besutan almarhum Gus Dur ini memiliki track record impresif yang tidak bisa diabaikan begitusaja.

Tanpa mengecilkan Partai lain, PKB meski tergolong parpol papan tengah, arah bandul PKB akan sangat menentukan peluang menang tidaknya seorang Kandidat di Pemilukada. Coba Kita buka Catatan impresif PKB, memiliki rekor dengan tidak pernah kalah sebagai pengusung dibeberapa perhelatan Pemilukada yang digelar di Pandeglang. Terakhir, Membekukan enam kursi DPRD Tingkat Kabupaten di Pemilu 2019. Naik satu kursi dari pemilu sebelumnya. Dan, Satu satunya Parpol yang keluar dari jebakan efek ekor jas atau coat-tail effect di Pemilu serentak Pileg-Pilpres tahun 2019 yang kemarin baru digelar.

Efek ekor jas adalah istilah umum yang digunakan untuk melihat pengaruh langsung hasil perolehan pemilu akibat dari pengaruh figur yang diusung. Pemilu serentak Pileg-Pilpres 2019, oleh para pengamat politik jauh-jauh hari sudah memprediksi akan sangat dimungkinkan munculnya efek ekor jas atau coat-tail effect bagi Parpol pengusung Pilpres yang berakibat langsung pada perolehan suara parpol di pemilu legislatif. Coat tail effek ini Bisa menaikan perolehan suara atau sebaliknya, tergantung figur tersebut kuat tidaknya dibasis pemilih.

Prediksi para pengamat tidak meleset, Pemilu tahun 2019 telah usai, dan benar efek ekor jus mampu mendulang keuntungan sekaligus menuai korban. Salahsatunya terjadi di dapil Pandeglang pada perolehan kursi DPRD Tingkat Kabupaten.

Coba kita lihat efek ekor jus diperolehan kursi DPRD Kab. Pandeglang. Semua tidak menyangkal bahwa Pandeglang adalah basis kuat Pendukung Prabowo. Hasilnya, Partai Gerinda mampu mendepak partai Golkar dari kursi pimpinan. Partai PKS menyingkirkan PDIP dari kursi wakil. Bertambahnya kursi PAN menjadi tiga kursi. Sementara, Nasdem, PPP, dan PDIP menderita kerugian karena kehilangan kursi masing masing. Akibat efek ekor jas, Partai pengusung kubu 02 mendapatkan limpahan berkah, sementara pengusung 01 mendapatkan sebaliknya.

Yang menarik, ada satu parpol pengusung 01 yang keluar dari jebakan efek ekor jas, yaitu PKB. Partai yang digawangi Thoni Fathoni Mukhson ditingkat Cabang ini, justru mampu melesat meninggalkan kolega sesama pendukung 01 dengan bertambahnya satu kursi dari sebelumnya lima menjadi enam kursi keterwakilan. Seakan menjadi pembuktian, Lolosnya PKB dari jebakan efek ekor jas bahkan mampu menambah satu kursi, menunjukan kekuatan PKB di Pandeglang tidak bisa di pandang sebelah mata.

Berkaca daripada itu, menurut saya, PKB adalah Parpol yang sangat kompatibel untuk dijadikan mitra koalisi di perhelatan Pemilukada nanti. Banyak variabel variabel khusus dimiliki PKB yang tidak dimiliki Parpol lain, sehingga dukungan PKB menjadi begitu penting bagi seorang kandidat. Jika kalkulasinya adalah dukungan parpol papan tengah. PKB menjadi parpol paling potensial kategori partai papan tengah. Jika kalkulasinya adalah memenangi palagan politik Pemilukada, PKB adalah parpol yang kompatibel dengan basis kultur pemilih di Pandeglang, sehingga seorang Kandidat akan dengan cepat menguasai medan pertempuran.

Majunya kader internal PKB, Thoni Fathoni Mukshon sebagai salahsatu kandidat calon Bupati atau wakil Bupati Pandeglang, menjadikan langkah PKB akan semakin sulit diterka. Tinggal kita lihat dihari hari kedepan, siapa yang mampu menggandeng PKB?

Penulis Adalah : Ketua Lembaga Kajian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Nahdlatul Ulama Kabupaten Pandeglang.

Komentar dibawah ini