Smart City, Mendorong Daerah Lebih Transparansi dan Cepat Dalam Pelayanan Publik

0
31

Pandeglang, badakpos.com – Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Banten mengadakan acara Stadium General di CAS Waterpark. Bupati Pandeglang Hj. Irna Narulita, berkesempatan menjadi Kaynote Speakers (Narasumber) pada acara tersebut, Selasa (19/9).

Dalam kesempatan itu Bupati Pandeglang Hj. Irna Narulita mengatakan, mengapa pandeglang harus menjadi Smart City, karena saat ini masyarakat di pandeglang sudah pintar. Sedangkan playanan yang dilakukan pemerintah sendiri masih kurang cepat. “Dengan adanya smart city kita akan lebih open data atau lebih terbuka salah satunya dibidang ekonomi, pembangunan dan lain sebagainya. ” kata Irna Narulita, saat menjadi Kaynote Speakers pada acara Stadium General STIA Banten di Cas Waterpark.

 

Irna menambahkan, dengan memanfaatkan kemajuan elektronik dan kemajuan teknologi, pemerintah dapat menyampaikan kepada masyarakat terkait pembangunan yang dilakukan untuk tahun berjalan. “Masyarakat dapat mengontrol pembangunan nya apa saja, sesuai tidak pembangunan nya,” ungkapnya.

Masih kata Irna, memang ada beberapa hambatan dalam menerapkan smart city di pandeglang. Adapun hambatannya yaitu menyediakan SDM yang handal khususnya dalam IT, OPD harus respon cepat dari aduan masyarakat, pendapatan APBD masih terbatas untuk mempercepat peningkatan terwujudnya smart city maksimal. “Kami optimis ini bisa terwujud dengan dorongan dari para generasi muda yang kreatif dan inovatif,” tandasnya.

 

Narasumber lainnya yakni President Director PT. Krakatau Steel Mas Wigrantoro Roes Setiyadi mengatakan, kurang lebih ada sekitar 60 Pemerintah daerah di Indonesia yang mengklaim sudah memberlakukan samart city. Namun sebenarnya tujuan dari smart city itu adalah terwujudnya pelayanan publik yang lebih mudah dan cepat. “Pada dasarnya ketika kita bicara smart city, tidak hanya satu daerah saja diwilayah daerah, namun seluruh Kecamatan yang ada di Pandeglang, jadi masyarakat merasa lebih dekat dengan pemerintah,” katanya.

 

Suatu daerah dapat dikatakan Smart City, kata Mas Wigrantoro, harus dapat memberikan informasi yang cepat dan up to date. Jangan sampai menyampaikan informasi yang sudah basi salah satunya media online yang dibuat pemerintah. ” Peluang dari smart city yaitu meningkatnya interaksi antara masyarakat dengan pemerintah, swasta dan yang lainnya. Hubungan inilah akan menjadikan hubungan lebih mesra dan lebih serasi sehingga terwujud kota pintar,” tutupnya.

 

Hadir dalam acara ini Ketua STIA Ir. Pryo Handoko, Wakil Ketua I DR Dirlanudin, Dirut PT Krakatau Steel Dr Mas Wirgantoro Roes Setiadi, Para Civitas Akademik, Para Dosen, dan Dosen Untirta Fakultas Fisip Anis Fuad. (Bp3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here