Suami KPM PKH Terpilih Jadi Kades, Pendamping Lakukan Gradausi Kepesertaan.

0
1

Pandeglang, Badakpos.com – Abrori alias RT Abon, begitulah masyarakat desa Cikaduen kecamatan Cipeucang menyebutnya, ketua RT yang juga KPM PKH ini undur diri dari kepesertaan PKH (Graduasi) setelah dirinya terpilih dan dipercaya oleh masyarakat menjadi kepala desa di desa Cikaduen Kecamatan Cipeucang, pada pemilihan 15 Desember lalu.

Hal tersebut di benarkan oleh Pendamping sekaligus Koordintor kecamatan PKH Kecamatan Cipeucang Dadan Daniel, saat ditemui badakpos.com disela kegiatan pembentukan Tim Pelopor Pencegahan Stunting dari KPM PKH di desa Cikaduen selasa (24/12).

Dadan Daniel menyampaikan, “RT Abon memang KPM PKH, dulu sebelum menjadi kepala desa dirinya masuk dalam kategori KPM PKH, ” ungkap Dadan.

“Sebetulnya Ibu Yeti Nurjanah (isteri dari saudara Abon) ini memang awalnya (sebelum pilkades) sudah akan grduasi mandiri, akan tetapi baru terealisasi hari ini,” jelas Dadan.

Ditempat yang sama, Supervisor PKH Pandeglang Sukmasandi menuturkan bahwa, KPM PKH yang sudah mempu harus segera di graduasi, “apalagi ini (KPM PKH) menjadi kepala Desa, berarti sudah naik kelas secara ekonomi, otomatis harus mundur karena aturanya memang tidak boleh,” ungkap pria yang akrab disapa Sandi.

Abrori alias Abon dalam pemilihan 15 Desember 2019 lalu merupakan calon kepala desa yang unggul dari calon lainya, berbendera hijau Abon meraih suara terbanyak dari pesaingnya yakni 400 suara.(BP1).

Komentar dibawah ini