Tahun Ajaran Baru di Era New Normal, Yayasan Irsyadul ‘Ibad Siapkan 2 Metode Pembelajaran

0
2

Pandeglang, Badakpos.com – Menghadapi tahun ajaran baru di tengah pandemi covid-19 era new normal, Yayasan Irsyadul Ibad Pandeglang siapkan dua metode pembelajaran yaitu secara tatap muka dan metode daring, untuk diterapkan kepada siswa – siswinya.

Hal tersebut disampaikan pihak yayasan irsyadul ‘ibad Pandeglang dalam rilisnya kepada badakpos.com, usai melaksanakan pembinaan guru secara virtual melalui aplikasi zoom, Senin (15/6).

Pembinaan tersebut diikuti oleh seluruh Guru dan karyawan yang berada di unit Yayasan, yaitu TKIT, Tahfdiz Balita Club, SDIT Irsyadul ‘Ibad 1 dan 2, SMPIT Irsyadul ‘Ibad l, dengan jumlah peserta sebanyaj 114 orang.

Hadir sebagai pemateri pada pembinaan virtual, tokoh pendidikan sekolah islam, Faudzil Adzim, dalam paparanya menyampaikan motivasi bagaimana mendidik anak kembali pada fitrahnya, sesuai dengan yang digariskan oleh Allah SWT.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Irsyadul ‘Ibad Hidayat Rahman menyampaikan, Irsyadul ‘Ibad sebagainya lembaga swasta dituntut kemandirianya, “maka dari itu kerja sama yang lebih intens dan ikhlas antara dewan guru dan karyawan sangat dibutuhkan, terlebih dalam situasi pandemi covid-19 ini,” ungkapnya.

“Kita harus semangat menyambut kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan menumbuhkan kebiasaan-kebiasaan Islami”, tutur Hidayat Rahman.

Kegiatan pembinaan dilanjutkan dengan pertemuan suluruh kepala unit, yaitu TKIT, SDIT 1 & 2, dan SMPIT dengan agenda menyiapkan rencana KBM Tahun Ajaran 2020/2021.

“Persiapan ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi jika kegiatan KBM belum tatap muka”, disampaikan Jaenuri selaku ketua bidang pendidikan yayasan irsyadul ‘ibad pada paparan acara pembinaan melalui virtual zoom, Senin (15/6).

Selain itu, Jaenuri mengungkapkan, kegiatan ini juga dalam rangka menguatkan pemahamaan guru dan seluruh karyawan, akan pentingnya pendidikan untuk anak, terutama untuk menyiapkan masa depan mereka agar terbangun peradaban yang lebih baik kedepan.

“Artinya, yayasan mempunyai peran bagaiman pendidikan bisa berjalan dengan efektif baik secara tatap muka ataupun secara daring, karena sekolah yang boleh tatap muka adalah yang termasuk zona hijau, sedangkan Pandeglang masuk dalam zona orange”, katanya.

“Dalam pertemuan ini, kita mengkaji betul target yang akan dicapai selama satu tahun ajaran, termasuk secara rinci Kompetensi dasar (KD) pada kurikulum 2013,” tandas Jaenuri. (BP1).

Komentar dibawah ini