Takut Tertular Virus Corona, Warga Caringin Minta Pemerintah Segera Menjemput

0
1

Badakpos.com – Khawatir tertular virus corona yang sudah mulai mewabah ke negeri sakura, salah seorang warga Pandeglang desa Caringin kecamatan Labuan, Dede Samsul Fuad yang saat ini sedang bekerja di Jepang, mengharapkan pihak pemerintah segera menjemput ia dan rekan-rekanya untuk segera pulang ke tanah air.

Fuad Dilaga orang tua dari Dede samsul saat ditemui badakpos.com mengatakan, bahwa ia mengharapkan sekali kepala pihak pemerintah melalui kementerian terkait, untuk bisa segera menjemput anak dan teman – temannya yang saat ini sedang bekerja di salah satu kapal pesiar Jepang “Diamont Princess”.

Fuad menambahkan, tadi pagi Dede baru saja telepon dan ia bersama teman sesama crew sebanyak 74 orang di kapal pesiar itu dalam keadaan sehat, akan tetapi empat orang sudah terdampak (positif) virus corona, untuk saat ini ke empat orang itu seduh ditangani pihak rumah sakit di Jepang, setiap hari Dede selalu mengabari dan meminta doa untuk kesehatan serta keselamatan.

“Sebaiknya pihak pemerintah jika mau menjemput mereka (pekerja, red) di upayakan maksimal menggunakan pesawat, karena jika penyemputan atau pemulangan dengan kapal laut, akan memakan waktu lama dan kwartir menambah beban mental, ini sudah keadaan mendesak, pemerintah Indonesi harus segera cepat turun tangan, pasalnya menurut kabar yang ia dapat di negara lain sudah menjemput warganya dari negeri sakura itu,” pungkas Fuad Dilaga, Senin (24/2).

Ditemui secara terpisah, Efqi Anwari Direktur LPK HELL Labuan yang juga mentor bahasa asing bagi Dede Samsul Fuad, membenarkan bahwa yang bersangkutan bekerja di kapal pesiar Diamont Princess, yang bersangkutan berasal dari kampung Caringin RT 10 RW 03 desa Caringin kecamatan Labuan, bahwa ia sudah bekerja selama kurang lebih tiga bulan di kapas pesiar itu.

Masih kata Efqi, “pihak pemerintah diharapkan segera meng evakuasi atau menjemput crew di kapal pesiar itu, pasalnya informasi yang ia dapat dari mereka, tinggal di kapal itu sehari ibarat satu minggu rasanya, di karenakan suasana yang sangat mencekam,”ungkapnya(BP1).

Komentar dibawah ini