Terbentur Aturan, 2 Balon Ketua KONI Batal Jadi Calon

0
7

Pandeglang, Badakpos.com – Tim Penjaringan Bakal Calon Ketua KONI Pandeglang periode 2019-2023 memutuskan dua dari 3 bakal calon (balon) Ketua KONI Pandeglang yakni Mustandri dan Wawan Sofwan tidak bisa ditetapkan sebagai calon.

Hal ini dikarenakan keduanya merupakan pejabat struktrual pemerintahan sebagaimana pasal 40 UU Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN). Sememtara itu, satu balon lainnya yakni Sirojudin dinyatakan lolos syarat.

Pengumuman hasil verifikasi Tim Penjaringan pada Jumat (30/8) di Aula KONI Pandeglang dihadiri oleh Mustandri dan Wawan Sofwan, Sirojudin berhalangan hadir.

Baik Wawan maupun Mustandri menyatakan menerima keputusan tim penjaringan. “Kami ini pegawai pemeritah yang taat pada aturan dan tunduk pada hukum. Kalau kami dinyatakan tidak memenuhi syarat ya tidak masalah. Mudah-mudahan ini jadi tonggak perbaikan KONI ke depan,” kata Wawan dan Mustandri.

Namun demikian, baik Wawan maupun Mustandri mengkritik juklak dan juknis tim penjaringan yang awalnya memperbolehkan ASN daftar. “Di juklak juknis ASN katanya boleh. Makanya kami daftar. Tapi kalau kemudian dianggap bertentangan ya kami taat hukum,” jelas Mustandri.

Anggota Tim Penjaringan KONI Pandeglang Entus Maksudi mengatakan bangga dengan kelegowoan dua balon dari ASN. “Pak Wawan dan Pak Mustandri teladan dalam ketaatan aturan. Mereka menerima keputusan tidak lolos demi tujuan lebih besar yaitu profesionalisme dalam KONI,” kata Entus.

Ketua Tim Penjaringan KONI Pandeglang Muhaemin membenarkan keputusan tim penjaringan. Kata Muhaemin, sebelum memutuskan hasil penjaringan pihaknya melakukan kajian terkait regulasi baik ke KONI Banten, bidang hujum KONI Pandeglang hingga ke Kemenpora. Selain itu kata Muhaemin tim penjaringan pun sempat diperingatkan  mahasiswa dari beberapa kampus di Pandeglang agar mentaati regulasi. “Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk berbagai pihak terutama menghindari persoalan hukum.”

Karena hanya ada satu balon yang lolos dan untuk mengakomodir aspirasi pengurus cabang olahraga, tim penjaringan KONI Pandeglang rencananya akan menambah waktu penjaringan dimana waktu dan teknisnya akan diputuskan melalui rapat anggota.

“Keputusan penambahan waktu penjaringan sudah disepakati bersama balon. Waktu dan teknisnya akan dirapatkan bersama pengcab. Kita harapkan para pengcab punya banyak kesempatan mencalonkan sosok-sosok yang ideal disamping calon yang sudah lolos yaitu Sirojudin guna memenuhi aspirasi dari masyarakat olahraga,” kata Ketua KONI Pandeglang Syahruddin.

Ditambahkan Syahruddin, Musorkab Pandeglang tahun 2019 memang diarahkan demokratis dan terbuka. “Di saat daerah lain masih tutup mata dengan UU SKN, maka kami bersikap untuk patuh pada UU. Ini bagian dari aportivitas,” tandasnya.  (BP1).

Komentar dibawah ini