Terdapampak Gempa, BNPB dan Bupati Pandeglang Siap Susun Konsep Simulasi Untuk Keluarga

0
1

Pandeglang, badakpos.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengaku akan menyusun konsep mengenai simulasi bencana bagi keluarga khususnya di Pandeglang. Pasalnya selama ini pelatihan mengenai mitagasi bencana lebih banyak melibatkan aparat, ketimbang masyarakat atau pun keluarga. Padahal, kemungkinan besar yang terdampak langsung dari akibat bencana adalah keluarga.

Kepala BNPB Letjen Doni Monardo mengatakan, hal ini akan diwacanakan menyusul melihat adanya fakta bahwa banyak keluarga di Kabupaten Pandeglang yang belum mendapat pelatihan bencana. “Saya tanya ke beberapa masyarakat apakah pernah mengikuti pelatihan simulasi? Dari semua yang saya tanya satu pun bilang belum pernah mengikuti simulasi,” ujarnya saat meninjau rumah rusak akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,9 di Kecamatan Mandalawangi, Sabtu (3/8) pagi.

Doni menambahkan, pelatihan bencana tidak cukup ditingkat aparat. Karena pada faktanya, keluargalah yang selalu menjadi korban saat bencana terjadi. “Jadi tidak cukup latihan ditingkat aparat saja, tapi semua keluarga. Karena faktanya yang terdampak langsung adalah keluarga. Supaya setiap keluarga itu tahu ketika ada gempa apa yang perlu dilakukan. Oleh karenanya ke depan BNPB merasa perlu untuk menyusun sebuah konsep simulasi yang melibatkan keluarga,” tambah Doni pada awak media.

Sementara itu, Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengakui bahwa pihaknya belum maksimal dalam memberi pelatihan bencana kepada masyarakat. Dikarenakan memang, selama ini pelatihan hanya difokuskan pada daerah pesisir pantai. “Sebagian memang untuk masyarakat kami yang dilatih sosialisasi difokuskan daerah pesisir, karena dampak tsunami (Desember) lalu ada pelatihan dari Tagana dan BPBD tapi belum semua masyarakat berkumpul dan tentunya simpul-simpul kami belum bergerak semua. Kami mohon maaf,” sesali Irna.

Masih dikatakan Bupati, Irna menegaskan bahwa dengan adanya dukungan BNPB, pihaknya akan lebih intens untuk bisa melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat apabila ada bencana. Mengingat Pandeglang merupakan rawan dilanda bencana, khususnya gempabumi dan tsunami. “Tapi dengan kehadiran BNPB, semangat kami makin tinggi untuk bisa melakukan sosialisasi dan edukasi apabila ada bencana,” tutupnya. (BP-10)

Komentar dibawah ini