Terdata 1,230 Hektar Sawah di Pandeglang Sudah Masuk Asuransi

0
0

Pandeglang, badakpos.com – Sebanyak 1,230 hektar lahan persawahan di Kabupaten Pandeglang sudah diasuransikan oleh pemilik maupun penggarap. Namun ternyata jumlah itu masih jauh dari angka yang diharapkan, padahal luas areal persawahan di Pandeglang sudah mencapai sekitar 54.739 hektar.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Pandeglang, Budi Januardi menyebutkan, jumlah lahan yang sudah diasuransikan seluas 1,230 hektar, hanya 41 persen dari target 3,000 hektar yang ditetapkan tahun ini. “Dari target 3000 hektar yang masuk asuransi saat ini baru 41% atau 1,230 hektar,” sebutnya, kamis (25/7).

Budi menambahkan, masih banyak pemilik lahan atau penggarap yang belum tergerak untuk ikut Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Padahal Budi menjelaskan, banyak kelebihan yang didapatkan jika petani mengasuransikan lahannya terutama saat mereka gagal panen. “Nanti kalau kuotanya habis dari 3,000 hektar itu akan ditambah lagi. Sementara ini terus dinamis ada penambahan,” tambahnya.

Budi pun menerangkan, AUTP menawarkan ganti rugi sebesar Rp6 juta per hektare dengan masa pertanggungan sampai masa panen atau sekitar 4 bulan. Premi yang dibayarkan sebesar Rp180 ribu per hektare. “Tetapi petani hanya membayar Rp36 ribu per hektare per masa tanam dan sisanya Rp144 ribu ditanggung oleh pemerintah,” terangnya panjang.

Oleh karena itu pihak Dinkan mendorong petani untuk mendaftarkan lahannya untuk mengikuti AUTP. Terutama saat musim kemarau seperti saat ini yang diprediksi akan lebih lama, dan panjang. Sehingga jika tanaman mereka gagal panen, bisa mendapat asuransi untuk menutupi kerugian yang dialami.
“Kan kalau terjadi kekeringan atau gagal panen dibayarkan Rp6 juta per hektar,” tutupnya. (BP-10)

Komentar dibawah ini