Tradisi “Ngadukaluat” Harus Tetap Dijaga

0
3

Pandeglang, Badakpos.com- Seiring kemajuan jaman, banyak budaya dan tradisi daerah yang terkikis. Namun yang satu ini yaitu “ngadukaluat” (menggali kuburan besama) jangan sampai hilang, lantaran dapat meringankan sohibul musibah. “Dikota besar mungkin tradisi ini hampir hilang. Bahkan menggali kuburan jadi ladang penghidupan,” ungkap Samsu (39) ketua Pemuda Kampung Jajawai saat ditemui dilokasi pemakaman, Minggu (24/9).
Menurut Samsu, tradisi ini jangan sampai hilang, apalagi sampai dijadikan mata pencaharian. Kata dia, jika itu terjadi dampaknya akan memberatkan sohibul musibah. “Tradisi ini harus kita jaga, jangan sampai luntur karena ego segelintir orang yang ingin mencari keuntungan dibalik penderitaan orang lain,” ungkapnya.
Warga lainnya Endi (37) mengungkapkan, pihaknya sepakat dengan apa yang disampaikan ketua pemuda untuk menjaga tradisi gotong royong ngadukaluat. Selain sudah turun temurun, hal ini juga merupakan kegiatan sosial membantu sesama agar meringankan beban yang terkena musibah. “Insya Allah kami semua (warga jajawai-red) akan menjaga budaya gotongroyong ini, sehingga tidak menjadi kegiatan yang konersil,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here