Untuk Kesejahteraan Petani, Pemerintah Luncurkan Program IPDMIP

0
0

Untuk Kesejahteraan Petani, Pemerintah Luncurkan Program IPDMIP

Pandeglang, Badakpos.com – Intergrated Participatory Development Management Of Irrigation Project (IPDMIP) atau program rehabilitasi dan peningkatan infrastruktur irigasi, merupakan program pemerintah dibidang irigasi yang bertujuan untuk mencapai berkelanjutan sistem irigasi.

Bertempat di aula gedung Baitul Hamdi kecamatan Menes, kabupaten Pandeglang para penyuluh dan perwakilan petani dari enam kecamatan, yaitu kecamatan sumur, menes, pulosari, cimanuk, majasari dan Pandeglang diberikan pemahaman atau pemantapan terkait program IPDMIP, pada kamis (9/1/2020).

Sekretaris dinas pertanian kabupaten Pandeglang Nasir M Daud saat ditemui usai membuka acara mengatakan, program IPDMIP ini untuk kesejahteraan para petani sebagai pelaku utama, yang biasanya hanya panen padi satu kali per tahun, kedepannya diharapkan bisa dua bahkan tiga kali panen padi.

“Sebab saluran irigasi dari hulu ke hilir dalam kondisi baik, juga untuk mendapatkan harga lebih, para petani jangan hanya menjual gabah akan tetapi sebaiknya di oleh menjadi beras lalu dikemas,” terang Sekdis Pertanian.

Masih kata Sekdis, untuk saat ini hasil dari gabah para petani sekitar 800.000 ton per tahun, itu mungkin hasil dari panen satu kali atau dua bahkan mungkin tiga kali panen padi, hasil dari itu bisa memasok kebutuhan 34 persen untuk provinsi Banten dan satu persen bagi nasional.

“Petani harus bergending dan punya kelembagaan yang kuat, sehingga petani sebagai pelaku utama mendapatkan margin(keuntungan)yang lebih dari pada para tengkulak atau pengepul,” ujar Sekdis Pertanian.

Sekdis menambahkan, “untuk memutus rantai para tengkulak padi, ini yang harus dilakukan, resi gudang dikelola dengan baik, kapasitas gudang harus maksimal dan BUMD harus bisa berbicara banyak,” pungkasnya.

Sementara, Korluh pertanian kecamatan Pulosari Entang Sunarya saat ditemui mengatakan, bahwa dengan adanya kegiatan ini para penyuluh mendapatkan ilmu dan di informasikan kepada para petani, sehingga mereka (petani, red) dapat ilmu untuk mengelola hasil panen padi khususnya dengan maksimal. Dan dengan adanya irigasi yang baik, tadinya sawah tadah hujan tidak akan lagi.

Pada acara tersebut, hadir Kabid penyuluh pertanian kabupaten Pandeglang, juga nara sumber dari Disperindagpas, Dinas koperasi, serta dari IPDMIP pusat.(BP11).

Komentar dibawah ini