Ringkasan Berita
- Taufiequrachman Ruki menerima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
- Penghargaan diberikan atas dedikasi panjang Taufiequrachman Ruki dalam penegakan hukum, pelayanan publik, dan pemberantasan korupsi.
- SMSI mengapresiasi penganugerahan tersebut sebagai pengakuan negara atas integritas dan keteladanan Taufiequrachman Ruki bagi generasi muda.
Dengan mengusung motto “Kabula, Kabule, Kabalandongan”, organisasi tersebut terus mendorong semangat persatuan, kebersamaan, dan gotong royong dalam membangun masyarakat.
Penghargaan Bintang Kehormatan yang diterima Taufiequrachman Ruki menjadi pengakuan atas perjalanan panjang pengabdian seorang tokoh bangsa yang konsisten menjaga nilai-nilai integritas, profesionalisme, serta dedikasi kepada negara, baik saat menjalankan tugas di institusi kepolisian, lembaga negara, maupun melalui berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan hingga saat ini.
Penghargaan Negara untuk Keteladanan Pengabdian
Penganugerahan Bintang Kehormatan kepada Irjen Pol (Purn.) Drs. Taufiequrachman Ruki, S.H. dinilai tidak hanya menjadi bentuk penghormatan atas jasa pribadi, tetapi juga menjadi simbol penghargaan negara kepada aparatur yang sepanjang kariernya menunjukkan integritas, profesionalisme, dan loyalitas dalam mengemban amanah publik.
Sebagai salah satu tokoh yang pernah memimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Taufiequrachman Ruki dikenal memiliki komitmen kuat dalam membangun sistem pemberantasan korupsi yang berintegritas. Pengalamannya di institusi Kepolisian Republik Indonesia maupun di berbagai lembaga negara menjadikan dirinya sebagai salah satu figur yang disegani di tingkat nasional.
advertisement
Bagi keluarga besar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), sosok Taufiequrachman Ruki juga memiliki kedekatan tersendiri. Selain aktif sebagai Dewan Pertimbangan SMSI Pusat, berbagai pandangan, pemikiran, dan nasihatnya kerap menjadi referensi dalam memperkuat peran organisasi sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus pilar demokrasi melalui pers yang profesional, independen, dan bertanggung jawab.


Tinggalkan Balasan