Ringkasan Berita
- PB Mathla’ul Anwar menjalin kolaborasi strategis dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk meningkatkan kualitas SDM, memperluas lapangan kerja, dan memperkuat kewirausahaan.
- Menteri Ketenagakerjaan menyambut baik kerja sama ini melalui pemanfaatan jaringan pendidikan Mathla’ul Anwar dalam program pelatihan vokasi, BLK komunitas, serta penyelarasan kurikulum dunia kerja.
- Kedua belah pihak berkomitmen menindaklanjuti pertemuan tersebut dengan menyusun Nota Kesepahaman (MoU) sebagai landasan program nyata yang bermanfaat bagi masyarakat hingga ke daerah.
Kemnaker Buka Ruang Kolaborasi Konkret
Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli menyambut baik kehadiran jajaran PB MA dan membuka ruang kemitraan antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kepengurusan baru PB MA di bawah kepemimpinan KH. Jazuli Juwaini.
“Kemnaker tentu melihat ormas sebagai mitra strategis. Apalagi Mathla’ul Anwar memiliki massa, jaringan lembaga pendidikan, bahkan perguruan tinggi. Banyak hal yang bisa kita kolaborasikan,” ujar Yassierli.
Menurutnya, sejumlah program Kemnaker berpotensi disinergikan dengan jaringan Mathla’ul Anwar, antara lain pelatihan keterampilan siap kerja dan kewirausahaan melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), penguatan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas, serta pengembangan pendidikan vokasional di lingkungan sekolah Mathla’ul Anwar.
Sinergi juga dapat diarahkan pada penguatan kompetensi siswa sekolah menengah kejuruan (SMK), penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, serta pengembangan jalur pendidikan lanjutan melalui perguruan tinggi vokasi, termasuk Politeknik Ketenagakerjaan.
advertisement
“Mathla’ul Anwar bisa leading sebagai organisasi kemasyarakatan yang mengembangkan pendidikan vokasional,” kata Yassierli.


Tinggalkan Balasan