Ringkasan Berita
- PB Mathla’ul Anwar menjalin kolaborasi strategis dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk meningkatkan kualitas SDM, memperluas lapangan kerja, dan memperkuat kewirausahaan.
- Menteri Ketenagakerjaan menyambut baik kerja sama ini melalui pemanfaatan jaringan pendidikan Mathla’ul Anwar dalam program pelatihan vokasi, BLK komunitas, serta penyelarasan kurikulum dunia kerja.
- Kedua belah pihak berkomitmen menindaklanjuti pertemuan tersebut dengan menyusun Nota Kesepahaman (MoU) sebagai landasan program nyata yang bermanfaat bagi masyarakat hingga ke daerah.

JAKARTA, Badakpos.com — Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PB MA) mendorong terbangunnya kolaborasi strategis dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dalam pengembangan sumber daya manusia, perluasan akses lapangan kerja, pendidikan vokasional, serta penguatan kewirausahaan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi jajaran PB Mathla’ul Anwar dengan Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli di Kantor Kemnaker. Rombongan dipimpin Ketua Umum PB MA Dr. KH. Jazuli Juwaini, MA, MM., didampingi Ketua Majelis Amanah KH. Embay Mulya Syarief, Ketua Majelis Fatwa Prof. KH. Syibli Sarjaya, Wakil Ketua Umum Bidang Kesos Muhammad Arif Kirdiat, SH., Sekretaris Jenderal H. Yanuar Arif Wibowo, SH., M.I.Pol., dan Bendahara Umum H. Ulfi Khadafi. Menteri Yassierli didampingi Staf Khusus Prof. Sukro Muhab.
Ketua Umum PB MA Dr. KH. Jazuli Juwaini mengatakan, audiensi tersebut merupakan ikhtiar memperkuat silaturahmi sekaligus membangun kolaborasi konkret untuk memajukan umat di bidang pendidikan, dakwah, dan sosial.
“Mathla’ul Anwar sebagai organisasi kemasyarakatan yang memiliki sejarah panjang merasa terpanggil untuk menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat, termasuk di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial. Kami ingin program peningkatan keterampilan, kesiapan kerja, dan kewirausahaan dapat selaras dengan program-program Kementerian Ketenagakerjaan,” ujar Jazuli dalam keterangan Persnya, di Kantor kemenaker-Jakarta, Kamis, (8/10).
Ketua Majelis Amanah PB MA KH. Embay Mulya Syarief menambahkan, pendidikan harus mampu membekali generasi muda tidak hanya dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga keterampilan, kemandirian, dan daya saing.
advertisement
“Kolaborasi ini menjadi langkah strategis agar ekosistem pendidikan Mathla’ul Anwar terhubung dengan kebutuhan dunia kerja dan pengembangan kewirausahaan. Harapannya, kerja sama ini tidak berhenti pada kesepahaman di tingkat pusat, tetapi diwujudkan dalam program nyata yang manfaatnya dirasakan masyarakat hingga ke daerah,” kata Embay.


Tinggalkan Balasan