Tampilkan Ringkasan Artikel

Ringkasan Berita

  • Mathla'ul Anwar merayakan milad ke-110 dengan menggelar Temu Akbar yang dihadiri 3.000 anggota untuk memperkuat konsolidasi organisasi dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial.
  • Ketua Umum PB Mathla'ul Anwar menekankan pentingnya evaluasi internal, reformasi tata kelola, dan penguatan kurikulum pendidikan guna meningkatkan kontribusi nyata organisasi bagi bangsa.
  • Mathla'ul Anwar memperkuat kolaborasi strategis dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam pengembangan pendidikan serta mendorong pengabdian yang berdampak luas bagi kemaslahatan umat.
AI Icon Ringkasan di Generate oleh MEOWCONNECT, BADAKPOS.com Artificial Intelligence

BOGOR, Badakpos.com — Mathla’ul Anwar memperingati Milad ke-110 tahun melalui kegiatan Temu Akbar Mathla’ul Anwar (Tebar Mawar) warga Mathla’ul Anwar yang digelar di Aula Tegar Beriman, Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 3000 warga Mathla’ul Anwar dari sejumlah wilayah dan menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meneguhkan komitmen Mathla’ul Anwar dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial atau pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga:  Ramaikan Kampung Smartfren, SFCom Kabupaten Serang adakan workshop literasi digital

Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar, Dr. KH. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., menegaskan bahwa usia 110 tahun harus menjadi momentum bagi seluruh jajaran Mathla’ul Anwar untuk melakukan evaluasi dan introspeksi terhadap perjalanan organisasi, sekaligus memastikan berbagai target yang belum terpenuhi dapat ditindaklanjuti.

Menurutnya, ikhtiar besar Mathla’ul Anwar ke depan adalah menjadikan organisasi semakin naik level dan menghadirkan manfaat nyata bagi bangsa dan negara. Karena itu, seluruh keluarga besar Mathla’ul Anwar dari tingkat Pengurus Besar hingga Pengurus Cabang harus bergerak bersama sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.

Baca Juga:  Penanggulangan TBC di Pandeglang : Kolaborasi sebagai Kunci dari Lini Depan Layanan Kesehatan
advertisement Iklan Artikel 1
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Tidak boleh ada pengurus yang hanya menjadi penonton. Bangsa Indonesia akan melihat kontribusi nyata Mathla’ul Anwar melalui karya dan pengabdian yang kita berikan,” tegasnya dalam sesi wawancara dengan awak media, Rabu, (12/8/2026), di Aula tegar beriman, Kabupaten Bogor.

KH. Jazuli juga menekankan pentingnya pembenahan dan reformasi tata kelola organisasi. Mathla’ul Anwar, katanya, merupakan milik seluruh keluarga besar yang harus dijaga, dikembangkan, dan diperkuat secara bersama-sama.

advertisement Iklan Artikel 2

Dalam bidang pendidikan, evaluasi dan perbaikan sistem pendidikan Mathla’ul Anwar perlu terus dilakukan, termasuk penguatan kurikulum serta perhatian serius terhadap madrasah-madrasah yang masih membutuhkan pembenahan.