Tampilkan Ringkasan Artikel

Ringkasan Berita

  • Tubagus Zhafran Arroyyan, siswa SMP Islam Nurul Fikri Serang, berhasil lolos ke Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 bidang IPS.
  • Zhafran menjadi satu-satunya siswa yang mewakili Kabupaten Serang di ajang OSN tingkat nasional setelah melewati seleksi provinsi.
  • Keberhasilan Zhafran merupakan hasil dari pembinaan berkelanjutan sejak kelas 7 serta dukungan penuh dari pihak sekolah dan orang tua.
AI Icon Ringkasan di Generate oleh MEOWCONNECT, BADAKPOS.com Artificial Intelligence

SERANG, BADAKPOS.COM — Prestasi membanggakan kembali diraih SMP Islam Nurul Fikri Serang. Tubagus Zhafran Arroyyan berhasil lolos ke Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Nasional 2026 pada bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Zhafran menjadi satu-satunya perwakilan Kabupaten Serang yang melaju ke tingkat nasional setelah menuntaskan seleksi OSN Tingkat Provinsi Banten.

Baca Juga:  Sekolah Rakyat Dimulai di Sumut Tahun Ajaran 2025, Gedung UINSU Jadi Lokasi Awal

Prestasi tersebut diraih setelah Tubagus Zhafran mengikuti seleksi OSN Tingkat Provinsi Banten pada 23 Juli 2026 di SMP Negeri 1 Ciruas. Dalam ajang tersebut, SMP Islam Nurul Fikri Serang mengirimkan enam siswa yang terdiri atas dua peserta bidang IPS, dua peserta bidang IPA, dan dua peserta bidang Matematika.

OSN merupakan ajang pengembangan kompetensi dan prestasi akademik siswa di bidang sains. Pada jenjang SMP, bidang yang dilombakan meliputi IPA, IPS, dan Matematika.

advertisement Iklan Artikel 1
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari enam peserta yang mengikuti seleksi tingkat Provinsi Banten, Tubagus Zhafran Arroyyan berhasil lolos ke tingkat nasional pada bidang IPS. Ia juga menjadi satu-satunya perwakilan dari Kabupaten Serang yang melaju ke OSN tingkat nasional.

Baca Juga:  Peringati HUT RI ke-81, UNMA Rayakan Dies Natalis ke-25

Kepala SMP Islam Nurul Fikri Serang, Nanik Restu Wardani, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi tersebut. Menurutnya, keberhasilan Zhafran bukanlah proses yang instan,tetapi merupakan hasil pembinaan yang berkesinambungan.

advertisement Iklan Artikel 2

“Alhamdulillah, Zhafran berhasil lolos ke tingkat nasional. Prestasi ini merupakan hasil pembinaan sejak kelas 7, dukungan orang tua, serta doa dan kerja sama seluruh ustadz dan ustadzah.”. Ujarnya