Tampilkan Ringkasan Artikel

Ringkasan Berita

  • Musrenbang Kecamatan Pandeglang 2025 menetapkan empat isu strategis, yakni peningkatan investasi, ekonomi, PAD, infrastruktur, serta kesejahteraan masyarakat.
  • Bupati Pandeglang menekankan pentingnya sinkronisasi usulan dari desa hingga kabupaten dengan memperhatikan skala prioritas serta efisiensi anggaran.
  • Pemerintah daerah berkomitmen menyeleksi program pembangunan agar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat di tengah fokus nasional pada sektor pendidikan dan kesehatan.
AI Icon Ringkasan di Generate oleh MEOWCONNECT, BADAKPOS.com Artificial Intelligence

Pandeglang, Badakpos – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan adalah agenda rutin untuk menentukan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD). Pada Musrenbang Kecamatan tahun 2025, terdapat 4 (empat) isu strategis yang menjadi pembahasan.

Baca Juga:  Bupati Pandeglang Resmikan PSC 119, Layanan Gawat Darurat Siaga 24 Jam

“Peningkatan nilai investasi dan nilai tambah sektor ekonomi, peningkatan PAD, peningkatan kualitas infrastruktur, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat ini menjadi isu utama,” demikian dikatakan Bupati Pandeglang Irna Narulita pada acara pembukaan Musrenbang Kecamatan tahun 2025, yang dilakukan secara daring di Ruang Pintar, Senin (17/2).

Menurut Bupati Irna, harus ada sinkronisasi antara usulan desa atau kelurahan, kecamatan dengan kabupaten dan provinsi. Usulan juga harus tepat dan berdampak kepada masyarakat.

advertisement Iklan Artikel 1
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Program yang sudah diusulkan pada Musrenbang Desa dan Kelurahan dapat diakomodir dengan memperhatikan skala priroritas di tingkat kecamatan dan kabupaten,” ungkapnya.

Baca Juga:  Efisiensi Pembelajaran Hybrid pada Praktikum Biologi

Lebih lanjut Bupati Irna mengakatan, jika Bapak Presiden Republik Indonesia (RI) saat ini sedang berfokus pada peningkatan pendidikan dan kesehatan. Oleh sebab itu, diterapkan efisiensi dalam penganggaran.

advertisement Iklan Artikel 2

“Dampak dari efisiensi tersebut berdampak kepada provinsi dan kabupaten atau kota se-Indonesia, diantaranya Kabupaten Pandeglang,” terangnya.