Tampilkan Ringkasan Artikel

Ringkasan Berita

  • Gotong royong merupakan jiwa bangsa Indonesia yang menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.
  • Bupati Pandeglang mengajak seluruh pilar sosial untuk memperkuat sinergi demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat di daerah.
  • Peringatan HKSN 2024 dijadikan momentum untuk mempererat persaudaraan serta memastikan solidaritas sebagai motor penggerak kebijakan sosial.
AI Icon Ringkasan di Generate oleh MEOWCONNECT, BADAKPOS.com Artificial Intelligence

Pandeglang – Gotong royong adalah jiwa kepribadian bangsa indonesia dan gotong royong juga merupakan ekpresi nyata dari masyarakat sebagai wujud kesetiakawanan atau soliditas. Oleh sebab itu, soliditas menjadi kekuatan utama dalam menghadapi sebuah tantangan.

Baca Juga:  Langkah Nyata SMSI: Pokja News Room Jaga Desa Banten Resmi Dikukuhkan, Siap Dorong Digitalisasi Desa

“Makna soliditas harus kita jadikan pondasi dasar untuk membangun masyarakat yang inklusif,” hal demikian disampaikan Bupati Pandeglang Irna Narulita pada kegiatan peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) di pantai caribea Kecamatan Pagelaran, Selasa (24/24).

Lebih lanjut Bupati Irna mengatakan, dirinya mengajak pilar sosial seperti TKSK, LPSM, LKS, Karangtaruna, Tagana, KSB, Pelopor Perdamaian, Pendamping disabilitas, Peksos dan pendamping PKH untuk terus solid dalam membantu pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan sosial masyarakat di Kabupaten Pandeglang.

advertisement Iklan Artikel 1
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Maka dengan solideritas kita berjalan bersama saling menguatkan dan saling mendukung untuk bisa maju bersama”, ungkapnya.

Baca Juga:  Kaesang Pangarep Hadiri Acara Ngunduh Mantu Putra Dimyati Natakusumah

Bupati Irna juga menyampaikan pada HKSN tahun 2024 dapat dijadikan sebagai momentum untuk mempererat soliditas dan solideritas antara pemerintah, pilar sosial, dan masyarakat untuk berpartisipasi dalam mewujudkan kesejahteraan sosial dan pambangunan daerah.

advertisement Iklan Artikel 2

“Mari kita jadikan momentum ini untuk mempererat persaudaraan, memperkuat sinergi lintas sektor dan memastikan solideritas menjadi motor penggerak kebijakan sosial disemua level,” pungkasnya. (Bp-1)